Persis Ramadan Expo, Dekatkan Produk Santri ke Pembeli Jelang Lebaran

Persis Ramadan Expo, Dekatkan Produk Santri ke Pembeli Jelang Lebaran
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (dua dari kiri) bersama Ketum PP Persis K.H. Jeje Zaenudin (paling kanan) di Persis Ramadan Expo. (Son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persis Ramadan Expo hadir di Kota Bandung menjadi wadah penghubung kebutuhan masyarakat jelang lebaran dengan produk usaha organisasi islam atau santri yang digelar pada hari Jumat (6/3/2026) sampai Minggu (8/3/2026) di halaman TSM Kota Bandung.

Di Expo tersebut tersedia sejumlah tenant yang menjual aneka produk yang dihasilkan organisasi maupun binaan mulai dari air mineral, sabun cuci, makanan, fashion, hingga skincare.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) K.H. Jeje Zaenudin mengungkapkan, expo itu termasuk terobosan baru organisasinya. “Ini salah satu program yang diputuskan di muskernas. Kami ingin memberikan sarana bagi para penggiat ekonomi. Khususnya UMKM, ” jelasnya.

Baca Juga:Manfaatkan Momen Ramadan, Pertamina Ajak Puluhan UMKM untuk Aktif dan Berdaya DJP Kemenkeu Ungkap Alasan Pajak THR Dipotong Sejak 2025

K.H Jeje melanjutkan, pelaksanaan expo itu sengaja dilakukan saat Ramadan karena melihat peluang besar permintaan dari masyarakat. “Di pertengahan Ramadan ini, biasanya ibu-ibu sudah siap belanja kue dan pakaian lebaran untuk anak,” jelasnya.

Rencananya expo tersebut akan digelar secara berkesinambungan dalam artian tidak satu kali pelaksanaan saja.

Expo dan pengembangan bisnis tersebut juga bagian dari semangat dakwah organisasi. “Jadi transformasi dakwah dari gerakan penyampaian ke gerakan peradaban,” tuturnya.

Prioritas Mengisi Koperasi Merah Putih

Event tersebut juga dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kami mendukung supaya Persis Ramadan Expo bisa dilaksanakan setiap tahun,” katanya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga memberikan tantangan yakni agar organisasi islam seperti Persis bisa meningkatkan lagi produksi berbagai produk ekonominya.

Selain untuk mendukung kemandirian pangan dan mendukung roda ekonomi pemerintah, pihaknya juga menyampaikan peluang pasar yang besar untuk penyerapan produk tersebut, yakni ditampung di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Baca Juga:BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi NasionalNestlé Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi  dalam Mendukung Upaya Pencegahan Stunting

Menurutnya saat ini sudah ada sekitar 1.100 an Koperasi yang telah berdiri dan beroperasi, jumlahnya akan terus berkembang karena program nasional.

Produk-produk yang dihasilkan organisasi islam seperti Persis itu akan mendapatkan prioritas. “Produknya akan di prioritas di gerai Koperasi Merah Putih,” tutupnya. (son)

0 Komentar