BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat turut serta memeriahkan gelaran Kirab Budaya Cap Go Meh yang berlangsung di tengah suasana Ramadan di Kota Bekasi, Selasa (3/3/2026). Kehadiran elit partai berlambang mercy ini mempertegas dukungan terhadap keberagaman dan kerukunan antarumat beragama di Jawa Barat.
Ketua DPD Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto, hadir langsung di lokasi didampingi Sekretaris DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, beserta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran mereka di Kelenteng Hok Lay Kiong, Kelurahan Margahayu, menjadi bentuk dukungan moral terhadap perayaan budaya yang inklusif.
Simbol Harmoni di Bulan Suci
Anton Sukartono memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kirab budaya yang bertepatan dengan momen ngabuburit warga Bekasi. Menurutnya, acara ini merupakan bukti nyata bahwa toleransi di Bekasi berjalan sangat baik.
Baca Juga:Jejak Langkah Resa, Sang Petualang Geologi dari Banjaran dan Mimpi yang MembumiJejak Keracunan dan Aroma Amis Anggaran Dapur MBG Kota Cimahi!
“Ini contoh nyata bagaimana keberagaman bisa berjalan seiring dengan saling menghormati. Di tengah bulan Ramadan, masyarakat tetap bisa menikmati kekayaan budaya tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah. Bekasi menunjukkan wajah Indonesia yang sesungguhnya,” ujar Anton di sela-sela acara.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari semua pihak terhadap kegiatan serupa demi mempererat silaturahmi lintas umat dan memberikan edukasi budaya bagi generasi muda.
Jalannya Acara dan Pengaturan Arus
Ketua Yayasan Pancaran Tridharma (YPT), Ronny Hermawan, menjelaskan bahwa meskipun dilaksanakan pada hari kerja dan bulan puasa, antusiasme warga tetap tinggi. Untuk menjaga kekondusifan, panitia telah melakukan penyesuaian:
Waktu Pelaksanaan: Dimulai pukul 15.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Rute Singkat: Melintasi area sekitar Kelenteng menuju RM Cibiuk, Bank BRI, Bekasi Junction, dan kembali ke titik awal.
Personel Keamanan: Petugas gabungan TNI, Polri, dan Dishub dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas secara situasional.
Ribuan Warga Padati Rute Kirab
Sedikitnya 800 peserta dari berbagai komunitas budaya tumpah ruah menampilkan atraksi ikonik seperti barongsai, liong, hingga gotong topekong. Diperkirakan belasan ribu warga memadati jalanan protokol untuk menyaksikan pertunjukan tersebut sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Partisipasi aktif tokoh politik seperti pengurus DPD Demokrat Jabar dalam acara ini mempertegas posisi Kota Bekasi sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme, di mana kegiatan budaya dan ibadah agama dapat berjalan berdampingan secara harmonis. (yan)
