JABAR EKSPRES – Di saat pemerintah pusat menggencarkan efisiensi belanja daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) justru menggelar buka puasa bersama di hotel bintang lima.
Kegiatan yang berlangsung di L’Eminence Golf & Resort Lembang pada Senin (2/3/2026) itu digelar ketika Kabupaten Bandung Barat tengah menghadapi tekanan fiskal, termasuk pengurangan pendapatan sekitar Rp130 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur dan Dana Alokasi Umum (DAU) mandatori.
Acara tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat. Agenda itu disebut sebagai forum silaturahmi sekaligus penguatan komunikasi kerja antara legislatif dan eksekutif.
Baca Juga:BULOG Bandung Percepat Serapan Gabah Petani di SumedangKehangatan Bernuansa Heritage dalam Momen Berbuka Puasa “A Wishful Ramadan” ala de Braga by ARTOTEL
Ketua DPRD KBB, Muhammad Mahdi, menilai polemik yang berkembang perlu dilihat secara menyeluruh. Selain itu, pemilihan lokasi diklaim telah mempertimbangkan efisiensi karena adanya penawaran harga dari pihak hotel.
“Memang tempatnya hotel bintang lima, tetapi saat ini ada promo khusus. Kami sudah membandingkan beberapa alternatif, dan secara anggaran masih dalam batas wajar,” ujar Mahdi.
Mahdi menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai pagu anggaran yang tersedia di Sekretariat DPRD dan tidak melampaui ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada pemborosan. Kegiatannya sederhana dan substansinya adalah memperkuat koordinasi. Jangan hanya melihat nama tempatnya,” katanya.
Menurut Mahdi, forum berbuka puasa bersama menjadi ruang komunikasi informal yang dinilai efektif dalam menyelaraskan program pembangunan antara legislatif dan eksekutif.
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 telah menginstruksikan pemerintah daerah memangkas belanja seremonial dan kegiatan yang tidak prioritas.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail, menegaskan kehadirannya dalam kegiatan itu sebatas memenuhi undangan DPRD dan tidak terlibat dalam penentuan lokasi.
Baca Juga:Ada 250 Kursi Mudik Gratis Pemkot Bandung, Siap Antar Warga Pulang ke Kota-kota Ini!MTP dan Kodim 0618/Kota Bandung Gelar Pangan Murah untuk Bantu Masyarakat Memenuhi Kebutuhan Pokok
“Saya hadir karena undangan. Soal tempat dan teknis kegiatan itu kewenangan Sekretariat DPRD,” ujarnya.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tetap berkomitmen menjalankan kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana arahan pemerintah pusat.
