JABAR EKSPRES – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Polres Cimahi menggelar pengajian sekaligus deklarasi kesiapan Operasi Ketupat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen aparat kepolisian untuk melakukan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), khususnya selama masa libur Lebaran yang diperkirakan berlangsung cukup panjang.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pembangunan pos pengamanan mudik yang jumlahnya disesuaikan dengan potensi pergerakan masyarakat.
“Terkait posko mudik tentunya akan bervariatif, ada 11 pos yang akan dibangun dan ada perbedaan dari pos lilin, Operasi Lilin dengan Operasi Ketupat,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Selasa (3/3/26).
Baca Juga:Antisipasi Gangguan Selama Ramadan, Polres Cimahi Siagakan Personel di Titik RawanPolres Cimahi Lakukan Antisipasi Lonjakan Wisatawan di Lembang, Ini Strateginya!
Ia menjelaskan, dalam Operasi Ketupat kali ini terdapat dua posko terpadu yang ditempatkan di titik strategis.
“Yaitu di Operasi Ketupat akan ada dua posko terpadu yang kita taruh di Alun-alun Cimahi dan juga di Padalarang,” katanya.
Menurut Niko, pendirian dua posko terpadu tersebut didasarkan pada prediksi meningkatnya jumlah pemudik. Apalagi, sebelum Lebaran akan ada libur Nyepi, kebijakan work from anywhere (WFA), serta libur sekolah yang berpotensi memicu lonjakan arus kendaraan.
Sehingga, lanjut dia, peningkatan arus mudik diperkirakan mulai terasa setelah Jumat atau sekitar tanggal 13–14 Maret. Untuk mengantisipasi hal itu, pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.
“Skemanya tentunya terkait dengan itu kita sudah biasa untuk melakukan kegiatan one way sepenggal di wilayah dari mulai batasan Lembang,” kata Niko.
Ia menilai kawasan Lembang masih menjadi destinasi favorit pemudik. Setelah bersilaturahmi dengan keluarga, banyak masyarakat melanjutkan liburan ke wilayah tersebut sehingga diperlukan pengaturan arus lalu lintas.
“Kemudian juga pertigaan Beatrix, tentunya nanti akan ada pertigaan Beatrix dari mulai arah one way, kemudian nanti kita lihat ya, akan kita one way kan dari bawah ke atas ataupun sebaliknya,” imbuhnya.
Baca Juga:Antisipasi Kepadatan Saat Arus Mudik, Tol Japek II Selatan akan Dibuka Secara Fungsional Aktivitas Pasar Kaget Jadi Perhatian Selama Arus Mudik 2026, Polda Jabar Siapkan Antisipasi
Selain itu, titik rawan kepadatan juga terpantau di pertigaan Cimareme. Niko menyebut, kepolisian akan menebalkan jumlah personel di lokasi tersebut untuk mengurai kemacetan.
“Dengan penebalan jumlah personil yang kita taruh di sana, insyaallah kita bisa mengurai,” terangnya.
