Wudhu Masih pakai Makeup Atau Skin Care, Apakah Sah?

ILUSTRASI Wudhu masih mengenakan makeu-. (freepik)
ILUSTRASI Wudhu masih mengenakan makeu-. (freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Apakah seorang muslimah yang akan berwudhu namun wajahnya masih terbalut make-up atau skincare, wudhunya tetap sah?

Hal ini karena banyak sekali muslimah yang masih menggunakan make up namun tetap berwudhu tanpa menghapusnya terlebih dahulu.

Apalagi jika tuntutan kerja yang mengharuskan penampilan rapi dengan make up tebal sepanjang hari, namun tidak ingin meninggalkan perintah Allah untuk sholat, maka banyak yang memutuskan tetap menggunakan make up dalam sholatnya.

Baca Juga:Indonesia Berduka,  Wapres ke-6 Try Sutrisno Meninggal DuniaGanti Oli Tepat Waktu & Pilih Oli yang Sesuai untuk Performa Mesin Optimal

Lalu, apakah wudhu dan sholatnya bisa diterima Allah? Pertanyaan ini sering membuat seorang muslimah bingung, lantaran akan sangat merepotkan jika setiap sebelum sholat harus menghapus semua make-up dan setelah sholat harus kembali menggunakan rangkaian makeup yang memakan waktu lama.

Dilain sisi, ada juga keraguan, apakah air wudhu bisa sampai ke kulit wajah jika masih dilapisi oleh produk kecantikan?

Wajah merupakan salah satu anggota wudhu yang wajib dibasuh. Wudhu hanya dianggap sah jika air dapat membasahi seluruh permukaan anggota wudhu tanpa ada penghalang.

Berdasarkan keterangan Tim Layanan Syariah Ditjen Bimas Islam yang terdapat dalam laman resmi Kemenag, disebutkan bahwa kunci dari keabsahan wudhu terletak pada satu syarat utama yakni tidak adanya benda atau zat yang menghalangi air wudhu mencapai kulit secara merata pada area yang wajib dibasuh.

Syekh Nawawi Al-Bantani, ulama terkemuka, menjelaskan secara tegas:

“(Syarat sah wudu) keempat, tidak boleh ada penghalang pada anggota tubuh yang bisa menghalangi air sampai ke seluruh bagian anggota tubuh yang wajib dibasuh secara merata.” (Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain)

Syekh Nawawi menyebutkan beberapa contoh benda yang dapat menghalangi air. Di antaranya kapur, minyak yang tebal, kotoran yang membeku di bawah kuku, atau debu jalanan yang menempel dan mengeras di badan.

Lalu, bagaimana status skincare atau make up yang sehari-hari digunakan, apakah termasuk penghalang yang membatalkan wudhu? Hal ini harus dilihat dari jenis make up atau skincarenya.

Baca Juga:Uang Baru Rp10.000 dan Rp20.000 Sudah Ada di ATM, Ini Daftar Lokasinya 40 Korban AMG Pantheon Datangi Polres Baubau Bikin Laporan

Kita perlu mengidentifikasi jenis produk perawatan atau riasan yang dipakai, yang umumnya terbagi menjadi dua kategori berdasarkan sifatnya terhadap air:

0 Komentar