JABAR EKSPRES – Atmosfer Gelora Bung Tomo selalu punya cerita sendiri. Deru Bonek yang menggetarkan tribun, tekanan yang menyesakkan sejak menit pertama, hingga aroma tensi tinggi yang tak pernah absen dalam setiap pertemuan. Senin (2/3), panggung itu kembali menyajikan duel klasik, Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung.
Bukan sekadar laga biasa. Ini adalah pertemuan dua tradisi besar, dua kultur sepak bola dengan basis suporter fanatik, dan dua pendekatan pragmatis yang siap beradu kecerdikan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, tak mau terjebak dalam wacana unggulan. Baginya, duel melawan Bajol Ijo selalu berada di wilayah abu-abu.
Baca Juga:BULOG Bandung Percepat Serapan Gabah Petani di SumedangKehangatan Bernuansa Heritage dalam Momen Berbuka Puasa “A Wishful Ramadan” ala de Braga by ARTOTEL
“Pertandingan melawan Persebaya selalu sulit. Tidak ada tim yang menjadi favorit,” ujar Hodak, Senin (2/3)
Pernyataan itu bukan basa-basi. Bermain di GBT berarti menghadapi lebih dari sebelas pemain. Tekanan tribun dan intensitas permainan tuan rumah sering kali memaksa lawan keluar dari rencana awal.
Hodak menaruh respek tinggi pada organisasi permainan Persebaya. Ia menilai Bajol Ijo memiliki fondasi pertahanan yang solid, dibangun lewat disiplin dan etos kerja tanpa kompromi.
Di bawah arahan Bernardo Tavares, Persebaya dikenal menyukai pendekatan defensif yang rapi, garis pertahanan yang kompak, serta transisi cepat saat merebut bola. Tavares, menurut Hodak, adalah pelatih yang menuntut kerja keras di setiap jengkal lapangan.
“Bernardo Tavares menyukai bermain dengan pertahanan yang bagus dan kerja keras. Saya prediksi, ini menjadi pertandingan sulit,” katanya.
Artinya jelas, duel ini berpotensi menjadi pertarungan taktik yang ketat, bukan pesta gol.
Persib datang dengan pendekatan yang tak jauh berbeda. Maung Bandung musim ini kerap tampil efektif, tidak selalu dominan dalam penguasaan bola, tetapi klinis dalam memanfaatkan peluang. Struktur bertahan yang disiplin dan serangan balik cepat menjadi senjata andalan.
Baca Juga:Ada 250 Kursi Mudik Gratis Pemkot Bandung, Siap Antar Warga Pulang ke Kota-kota Ini!MTP dan Kodim 0618/Kota Bandung Gelar Pangan Murah untuk Bantu Masyarakat Memenuhi Kebutuhan Pokok
Ketika dua tim dengan karakter pragmatis bertemu, pertandingan sering kali ditentukan oleh detail kecil, jesalahan individu, bola mati, transisi yang terlambat setengah detik. Tak ada ruang untuk lengah. Satu celah bisa berujung petaka.
Di tengah prediksi laga ketat, Hodak tetap memelihara optimisme.
