Zelenskyy Harap Putaran Baru Negosiasi Ukraina–Rusia Digelar Sebelum Akhir Februari

Zelenskyy Harap Putaran Baru Negosiasi Ukraina–Rusia Digelar Sebelum Akhir Februari
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (SUMBER FOTO: ANTARA/Anadolu/py.)
0 Komentar

RADAR JABAR – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Rabu menyampaikan harapannya agar putaran lanjutan perundingan dengan Rusia dapat digelar sebelum akhir Februari.

Dalam pernyataan video yang diunggah melalui Telegram, Zelenskyy menyebut hasil negosiasi trilateral di Jenewa sebagai sesuatu yang “substansial”, khususnya terkait jalur militer. Meski demikian, ia menilai aspek politik dari pembicaraan tersebut masih belum dibahas secara memadai.

Ia menegaskan pentingnya penyelenggaraan pertemuan berikutnya pada Februari dengan melibatkan sejumlah negara Eropa, seperti Prancis, Inggris Raya, Jerman, Italia, serta Swiss sebagai tuan rumah. Menurutnya, kehadiran negara-negara Eropa sangat penting dalam mendukung kelanjutan dan implementasi kesepakatan yang mungkin dicapai.

Baca Juga:Harga Emas Hari Ini: Stabil dengan Fluktuasi Ringan di IndonesiaHakim AS Hentikan Deportasi Aktivis Palestina, Pemerintahan Trump Gagal Lanjutkan Kasus

Sebelumnya, Zelenskyy juga mengungkapkan bahwa ia telah menggelar pertemuan virtual dengan tim Ukraina sebelum dimulainya dialog di Jenewa. Ia menjelaskan bahwa pembicaraan melibatkan perwakilan Ukraina, Amerika Serikat, dan Rusia, dengan fokus pada dua isu utama, yakni persoalan militer serta militer-politik.

Selain itu, delegasi Ukraina bersama tim Amerika turut bertemu dengan perwakilan Eropa dari Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Swiss. Zelenskyy menyatakan optimisme bahwa mitra-mitra internasional mampu menjaga proses negosiasi tetap konstruktif dan menghasilkan keputusan yang layak bagi semua pihak.

Ia juga menambahkan bahwa isu kemanusiaan menjadi agenda pembahasan, termasuk upaya pertukaran tawanan perang serta pembebasan warga sipil.

Di sisi lain, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa delegasi Rusia akan segera melaporkan hasil pembicaraan kepada Presiden Vladimir Putin sebelum informasi tersebut dipublikasikan.

Peskov menyebut laporan akan disampaikan sesegera mungkin setelah delegasi tiba kembali. Terkait lokasi perundingan berikutnya, ia menyatakan belum ada keputusan yang dapat diumumkan.

Ia juga menilai durasi pembicaraan yang lebih singkat dibandingkan hari pertama tidak mencerminkan minimnya kemajuan. Selain itu, Peskov menegaskan bahwa masih terlalu dini untuk menilai sejauh mana peran Amerika Serikat dalam proses negosiasi tersebut.

0 Komentar