JABAR EKSPRES – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Bhakti Kencana melaksanakan kegiatan “Penyuluhan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) Obat dengan Benar” di SMPN 7 Bandung.
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada cara pengelolaan obat yang tepat, tetapi juga mengangkat tema penggunaan antibiotik yang benar dan rasional pada remaja sebagai upaya mencegah penyalahgunaan obat dan risiko resistensi antibiotik.
Penyuluhan dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026, dengan sasaran siswa kelas VIII D dan VIII E.
Baca Juga:Mudik Gratis BUMN 2026 Sudah Dibuka! Awas Kehabisan Kuota 100 Ribu OrangMagang Kemenkeu 2026 Dibuka! Mahasiswa Aktif Bisa Dapat Uang Saku, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya mendapatkan obat dari sumber resmi, menggunakan obat sesuai anjuran tenaga kesehatan, menyimpan obat di tempat yang aman dan sesuai petunjuk, serta membuang obat yang kadaluarsa atau tidak terpakai dengan cara yang benar.
Selain itu, dijelaskan pula bahwa antibiotik tidak boleh digunakan sembarangan, tidak boleh dibeli tanpa resep, dan harus dihabiskan sesuai aturan untuk mencegah terjadinya resistensi.
Kegiatan KKN ini diketuai oleh Reni Sri Mardiani dengan anggota tim Aziza Laila Rahmasari, Muhammad Ridwan Setiawan, Muhamad Rifki Miftahul Anwar, Nizar Faridz Ilhami, Syarifah Aldamega Husali, dan Sri Ayu Lestari.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. apt. Marita Kaniawati, M.Si sebagai dosen pembimbing, yang turut memastikan materi yang diberikan sesuai dengan kaidah ilmiah dan praktik kefarmasian yang baik.
Dalam pelaksanaannya, penyuluhan dikemas secara interaktif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, disertai contoh kasus yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti kebiasaan minum obat warung ketika sakit ringan atau menyimpan obat sisa di rumah.
Metode penyampaian yang melibatkan siswa secara aktif membuat materi lebih mudah dipahami dan terasa dekat dengan kehidupan mereka.
Antusiasme siswa tampak jelas sepanjang kegiatan. Banyak siswa yang menyampaikan bahwa penyuluhan ini terasa “seru banget” dan berbeda dari pelajaran di kelas pada umumnya.
Baca Juga:Honda Prelude Diserbu Pembeli Indonesia, Sold Out Sekilat! Pesan Sekarang, Unit Baru Datang 2028Video Viral Winda Can Bikin Heboh, Warganet Ramai Cari Link Asli dan Durasi Panjang
Mereka mengaku senang karena bisa bertanya langsung tentang kebiasaan mereka menggunakan obat dan mendapatkan penjelasan yang mudah dimengerti.
Beberapa di antara mereka bahkan berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan kembali secara rutin, misalnya setiap hari Jumat, karena dianggap sebagai pembelajaran yang interaktif dan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
