JABAR EKSPRES – Pembangunan underpass di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Kota Cimahi, Jawa Barat, diprediksi akan memunculkan potensi kemacetan baru di sejumlah ruas jalan sekitar.
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan langkah antisipasi berupa rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran mobilitas warga selama proyek berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, mengatakan potensi kepadatan lalu lintas tidak dapat dihindari lantaran Jalan Gatot Subroto merupakan salah satu jalur utama yang selama ini menjadi tulang punggung pergerakan kendaraan dari berbagai arah di Kota Cimahi.
Baca Juga:Satgas Saber Pangan Cimahi Siap Jaga Harga Jelang Ramadan, Cabai dan Daging Mulai NaikOperasi Pajak Kendaraan di Cimahi Masih Menemukan Wajib Pajak Telat Bayar
Endang menjelaskan, kendaraan yang sebelumnya melintasi Jalan Gatot Subroto akan dialihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif di sekitarnya.
Pengalihan ini dilakukan agar arus lalu lintas dari wilayah timur dan utara Cimahi menuju kawasan selatan tetap bisa berjalan meskipun proyek pembangunan underpass sedang berlangsung.
“Sehingga arus lalin dari arah timur atau utara kota cimahi menuju arah selatan ini harus tetap bisa melakukan mobilitas, sehingga ini akan kita alihkan ke beberapa ruas jalan,” kata Endang saat diwawancarai via telepon, Rabu (11/2/26).
Menurut Endang, beberapa ruas jalan telah disiapkan sebagai jalur pengganti. Kendaraan dari arah barat akan dialihkan melalui Jalan Sriwijaya, sementara dari sisi timur dapat melintasi Jalan Rajawali yang kemudian mengarah ke kawasan Pasirkumeli hingga Baros.
“Kami bersama forum lalin cimahi di dalamnya ada unsur kepolisian dan berbagai unsur lain. Kami sudah merumuskan rencana rekayasa lalin untuk mengantisipasi pembangunan underpas ini,” kata Endang.
Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor telah dilakukan untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan meminimalkan dampak kemacetan. Dishub Cimahi juga telah menyiapkan beberapa skenario pengaturan arus kendaraan, khususnya di titik-titik rawan kepadatan.
Salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah penutupan total Jalan Gatot Subroto di sejumlah segmen selama proses pembangunan berlangsung. Endang menyebut, penutupan akan berlangsung cukup lama karena durasi pengerjaan proyek diperkirakan mencapai 10 bulan.
Baca Juga:Baru Hari Pertama, Operasi Pajak di Samsat Cimahi Langsung Himpun Rp53 JutaForum Diskominfo 2026, Pemkot Cimahi Dorong Smart City Lewat Penguatan Distribusi Informasi Publik
“Karena selama proses pembangunan selama 10 bulan jalan Gatsu, terutama di titik mulai dari kantor pos sampai ujung taman kartini akan ditutup total,” jelas Endang.
