Peristiwa tersebut memicu reaksi solidaritas dari puluhan sopir ambulans lainnya. Mereka mendatangi Polsek Cipatat untuk memberikan dukungan kepada korban sekaligus memastikan laporan resmi diproses oleh kepolisian.
Polsek Cipatat telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut dan masih melakukan rangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa saksi-saksi serta mendalami keterangan dari terduga pelaku.
“Setelah itu korban melaporkan kejadian yang di alami nya tersebut ke kantor Polsek Cipatat guna penanganan lebih lanjut. Sudah ada komunikasi dengan keluarga (terduga pelaku), dia ketakutan karena sudah viral. Keluarga siap kooperatif untuk menghadirkannya. Motifnya nanti setelah terlapor diperiksa,” tandas Iwan. (Mong)
