Kurang Terawat, Halte Depan UIN Bandung Dinilai Tak Nyaman

Sumber : Aisya Karoma Nursida/Magang/Jabar Ekspres Halte yang seharusnya menjadi fasilitas umum yang nyaman, k
Sumber : Aisya Karoma Nursida/Magang/Jabar Ekspres Halte yang seharusnya menjadi fasilitas umum yang nyaman, kini kurang terawat. Beberapa fasilitas yang kurang memadai membuat masyarakat berfikir bahwa halte ini sudah tidak berfungsi.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Fasilitas umum seharusnya dibangun untuk menunjang kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di luar rumah. Namun, kondisi berbeda justru dirasakan di wilayah Cibiru, Kota Bandung. Salah satu fasilitas umum yang dinilai kurang terawat adalah halte yang berada tepat di depan Kampus 1 UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Devina Alya Putri (20), mahasiswi Jurusan Bimbingan Konseling Islam (BKI) UIN Bandung, menilai kondisi halte tersebut memprihatinkan. Menurutnya, tampilan halte terlihat kusam dan dipenuhi sampah yang berserakan di sekitarnya.

“Kalau dilihat dari kondisinya, haltenya kurang terawat. Terlihat kusam dan banyak sampah di sekitar,” ujar Devina kepada Jabar Ekspres, Senin (9/2/2026).

Baca Juga:Volume Sampah di TPS Pangaritan Tinggi, Petugas Bekerja hingga 12 JamCibiru Macet Tiap Hari, Pengendara Ngeluh: Menyusahkan!

Ia mengungkapkan, keberadaan halte sebenarnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan mahasiswa yang bergantung pada transportasi umum. Namun, posisi halte yang dinilai kurang strategis justru menimbulkan ketidaknyamanan.

Saat ini, halte tersebut berada sangat dekat dengan tikungan jalan, sehingga menyulitkan kendaraan umum untuk berhenti dan menurunkan penumpang secara aman.

Kondisi yang tidak terawat ini membuat sebagian masyarakat, khususnya mahasiswa, beranggapan bahwa halte tersebut sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Karena kelihatannya kurang terurus, kadang jadi nggak terlihat seperti halte. Awalnya saya kira memang sudah tidak berfungsi,” tuturnya.

Devina menilai, halte tersebut seharusnya segera diperbaiki karena berpotensi menjadi fasilitas penting bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, halte yang layak dapat menjadi tempat menunggu kendaraan yang aman dan nyaman, dilengkapi dengan bangku, kebersihan yang terjaga, serta pencahayaan yang memadai.

Ia berharap pemerintah setempat dapat lebih memperhatikan kondisi fasilitas umum, khususnya halte, agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Semoga ke depannya fasilitas umum bisa lebih terurus dan diperhatikan, supaya masyarakat merasa nyaman saat menggunakannya,” harap Devina.

(Aisya Karoma Nursida/Magang Jabar Ekspres)

0 Komentar