BPBD Pastikan Kondisi Aman Pasca Gempa Magnitudo 3,0 di Timur Cimahi

Titik terjadinya guncangan gempa bumi tektonik hasil pantauan di Kota Bandung yang getarannya
Titik terjadinya guncangan gempa bumi tektonik hasil pantauan di Kota Bandung yang getarannya mencapai wilayah Kabupaten Sumedang/Istimewa
0 Komentar

Di kawasan Jatinangor dan Cileunyi, Kabupaten Bandung, warga melaporkan adanya getaran di dalam rumah. Sejumlah benda ringan tampak bergoyang sesaat setelah gempa terjadi. Kondisi serupa juga dirasakan di sebagian wilayah Kabupaten Subang bagian selatan, seperti Ciater dan Kasomalang.

Meski dirasakan di sejumlah daerah, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Masyarakat diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. BMKG juga mengingatkan pentingnya mengakses informasi resmi hanya melalui kanal institusi berwenang.

Baca Juga:Strategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi Wamenkeu

Situasi berbeda dilaporkan di Kota Cimahi. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Cimahi, Thohthoh, menyampaikan hasil pemantauan pascagempa menunjukkan tidak adanya getaran yang dirasakan warga, serta nihil laporan kerusakan maupun korban.

“Di Kota Cimahi sendiri tidak ada getaran gempa yang dirasakan masyarakat,” ujar Thohthoh.

Menurut Thohthoh, laporan yang diterima BPBD dari seluruh kecamatan menyatakan kondisi aman dan terkendali. Di wilayah Cimahi Utara, situasi normal dilaporkan dari Kelurahan Cipageran, Cibabat, Citeureup, hingga Pasir Kaliki.

Kondisi serupa juga dilaporkan dari Cimahi Tengah. Wilayah Padasuka, Cigugur Tengah, dan Baros tidak mencatat adanya dampak gempa, baik berupa getaran yang dirasakan warga maupun kerusakan infrastruktur.

Sementara itu, di Cimahi Selatan, BPBD memastikan seluruh kelurahan, mulai dari Cibeber, Leuwigajah, Utama, Cibeureum, hingga Melong, berada dalam kondisi kondusif tanpa gangguan akibat aktivitas seismik tersebut.

Meski tidak berdampak langsung di Cimahi, BPBD menegaskan kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas. Aktivitas kegempaan di kawasan Jawa Barat dinilai perlu direspons dengan peningkatan literasi kebencanaan, mengingat wilayah ini dilintasi sejumlah sesar aktif.

BPBD Kota Cimahi mengimbau masyarakat agar tidak panik, tetap waspada, dan segera melaporkan kepada aparat setempat jika menemukan indikasi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:Layvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling MenentukanDion Markx Jadi Simbol Regenerasi Persib Bandung

“Kesiapan warga dalam menghadapi potensi bencana dinilai menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko apabila terjadi gempa dengan kekuatan lebih besar di kemudian hari,” tandasnya. (Monk)

0 Komentar