JABAR EKSPRES – Sebuah nama yang telah lama dikenal sebagai mutiara pariwisata di pesisir selatan Jawa Barat, kembali menjadi sorotan. Namun, kali ini sorotan tersebut bukan hanya mengenai keindahan ombak dan hamparan pasirnya, melainkan tentang upaya serius untuk menjaga kemilau mutiara tersebut dari ancaman sampah.
Pada Jumat, (6/2/2026), suasana di kawasan Pantai Barat Pangandaran berbeda dari biasanya. Ribuan orang dari berbagai elemen berkumpul, bukan untuk bersantai, melainkan untuk ambil bagian dalam aksi bersih pantai besar-besaran. Yang memberikan pemandangan istimewa adalah pimpinan acara yang tak biasa, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., yang turun langsung memimpin gerakan peduli lingkungan tersebut.
Kehadiran figur-figur penting seperti Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, menandakan tingkat keprihatinan yang tinggi terhadap kondisi pesisir.
Baca Juga:Makin 'Pedas'! Harga Cabai di Pasar Ujung Berung Bandung Jadi Rp90 Ribu per KilogramMasjid Raya Al Jabbar, Ikon Megah Perpaduan Ibadah, Edukasi, dan Wisata Religi di Bandung
Dalam sambutannya, Kapolda Rudi Setiawan menyampaikan apresiasi atas kebersihan pantai yang secara umum telah terpelihara. Namun, ia juga dengan jeli dan tegas menyoroti sebuah masalah yang sering dianggap sepele, puntung rokok.
Aksi bersih yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar ini memiliki makna strategis yang dalam. Selain menunjukkan komitmen Bhayangkara untuk turut serta dalam pembangunan dan pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga menjadi media yang efektif untuk menyatukan persepsi dan gerak langkah antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh nasional, dan masyarakat.
“Pantainya sudah cukup bersih, namun kami masih menemukan banyak puntung rokok yang dibuang sembarangan. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Sikap Kapolda yang proaktif dalam isu non-hukum ini mendapat resonansi kuat dari pernyataan Susi Pudjiastuti. Dengan gaya bicaranya yang khas blak-blakan dan penuh semangat, mantan menteri yang sangat peduli dengan laut Indonesia itu menyampaikan pesan yang tegas namun mendidik. Ia mengajak semua pihak, khususnya masyarakat Pangandaran, untuk memiliki kesadaran dan kebanggaan dalam menjaga kebersihan tanpa menunggu perintah atau teguran dari pihak lain.
“Untung yang ditegur soal sampah itu Bali. Pangandaran jangan sampai. Masa urusan sampah harus diingatkan Presiden? Jangan malu ambil sampah, mulai dari diri sendiri,” tegas Susi
