JABAR EKSPRES – DBL Indonesia melalui DBL Academy menggelar Basketball Clinic sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman dan atmosfer basket DBL ke wilayah yang selama ini belum tersentuh agenda liga basket pelajar.
Salah satu wilayah tersebut adalah Kepulauan Seribu, yang secara geografis memiliki keterbatasan akses terhadap kegiatan pembinaan basket berskala besar.
Berkolaborasi dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Basketball Clinic Kepulauan Seribu dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026), bertempat di SMAN 69 Jakarta.
Baca Juga:Pertemukan Kemendikdasmen dan DBL, Pengembangan Olahraga Pelajar Hadir di Indonesia Sports Summit 2025DBL Indonesia Buka Donasi ‘Assist for Sumatra’, Target Rp50 Juta dalam Dua Minggu
Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar secara khusus untuk pelajar SMP dan SMA di Kepulauan Seribu.
Basketball Clinic dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti sekitar 40 peserta putra dan putri. Peserta terdiri dari 20 siswa SMAN 69 Jakarta dan 20 siswa SMPN 113 Jakarta.
Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran pelatih DBL Academy, termasuk Basketball Director DBL Academy, Dimaz Muharri.
“Hari ini pertama kali dalam sejarah basket Jakarta, Perbasi Jakarta dan Perbasi Kepulauan Seribu mengadakan Basketball Clinic di SMA Negeri 69 Jakarta, Kepulauan Seribu,” ujar Dimaz Muharri.
Materi latihan difokuskan pada fundamental permainan basket, mulai dari basic dribble, basic passing, basic shooting, hingga layup. Pemilihan materi tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan peserta setelah pelatih melakukan observasi langsung di lapangan.
“Kurang lebih ada 40 peserta, cowok dan cewek. Karena kita lihat semuanya masih basic, jadi hari ini kita kasih yang fundamental basket banget,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, meski berlangsung di bawah cuaca yang cukup terik. Minimnya agenda basket sebelumnya di wilayah Kepulauan Seribu membuat kehadiran Basketball Clinic ini terasa sangat dinantikan oleh para pelajar.
Baca Juga:Tim Basket SMAN 2 Bandung dan SMA BPK Penabur Cirebon Kembali Menjadi Juara di Honda DBL West Java SeriesSrikandi Cirebon Kunci Tahta DBL West Java Championship 2025
“Cukup kaget sih. Cuaca lagi panas-panasnya, tapi mereka sangat excited. Mungkin karena pertama kali Basketball Clinic ke sini, jadi mereka nggak malu-malu walaupun belum bisa basket,” ungkap Dimaz.
Coach Dimaz mencontohkan kisah Muhammad Haikal Malik asal Bengkulu, yang berawal dari ajang Basketball Clinic hingga akhirnya berkesempatan mengikuti DBL Camp dan bahkan menembus DBL Indonesia All-Star.
