Sekolah Lansia Cimahi Terkendala Anggaran dan SDM, Baru Empat dari 15 Kelurahan

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira saat Bersama Peserta Siswa Sekolah Lansia di Cimahi (Monk)
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira saat Bersama Peserta Siswa Sekolah Lansia di Cimahi (Monk)
0 Komentar

Meski demikian, Fitriani menegaskan bahwa fokus pengembangan sekolah lansia masih dipusatkan untuk warga Kota Cimahi. Tujuannya agar lansia di Cimahi dapat hidup sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

“Di Jawa Barat sendiri sudah ada sekitar 230 sekolah lansia. Cimahi masih harus mengejar ketertinggalan itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan sepanjang hayat melalui DP3AP2KB. Menurutnya, pendidikan tidak dibatasi oleh usia dan harus menjangkau seluruh siklus kehidupan.

Baca Juga:Jumlah Bodypack Melebihi Daftar Pencarian, SAR Temukan Tujuh Korban di Hari ke-10Masuki 2026, De Braga by ARTOTEL Perkuat Konsep Hospitality Berkelanjutan dan Ramah Keluarga

“Ini adalah bentuk nyata bahwa pendidikan tidak berhenti pada usia tertentu, melainkan merupakan proses pembelajaran sepanjang hayat,” kata Adhitia.

Ia menekankan bahwa esensi pendidikan lansia tidak semata terletak pada jenis ilmu yang dipelajari, melainkan pada keaktifan dan produktivitas yang dijalani.

Berbagai penelitian, kata Adhitia, menunjukkan bahwa lansia yang tetap aktif memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

“Kalau kita terus aktif dan produktif, itu berpengaruh terhadap sensorik dan motorik. Usia bukan lagi halangan,” ujarnya.

Adhitia mencontohkan Jepang yang tengah menghadapi krisis demografi, namun mampu bertahan berkat peran aktif lansia di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, transportasi, hingga industri.

“Di Jepang, lansia masih jualan, jadi sopir taksi, bahkan bekerja di pabrik. Usia itu hanya angka, yang penting spirit dan motivasi,” katanya.

Menurut Adhitia, keberagaman usia di Cimahi justru menjadi kekuatan pembangunan jika dikelola melalui kolaborasi lintas generasi, sejalan dengan visi Cimahi Mantap.

Baca Juga:SDN 035 Soka dan SDN 036 Ujungberung jadi Juara di MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2 2025 – 2026English 1 Resmi Membuka Center Baru di Bandung Summarecon

“Pembangunan harus dilakukan lintas generasi. Setiap generasi punya kelebihan yang saling melengkapi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan lansia merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang inklusif dan berkeadilan. Ke depan, Pemkot Cimahi mendorong terwujudnya ekosistem pembelajaran sepanjang hayat agar seluruh warga, tanpa memandang usia, dapat terus belajar dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial.

“Dengan begitu, Cimahi bisa menjadi contoh pendidikan seumur hidup yang berkualitas dan inklusif,” tandasnya. (Mong)

Laman:

1 2 3
0 Komentar