Enam Korban Pengeroyokan di Tempat Karaoke Banjar, Polisi Amankan Pelaku

aption: Salah satu korban pengeroyokan di tempat karaoke dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan pada
Salah satu korban pengeroyokan di tempat karaoke dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan pada Jumat (17/7//2026) lalu. Polisi kini telah menangkap pelaku dan menindaklanjuti laporan dari para korban. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Enam orang menjadi korban luka-luka akibat pengeroyokan yang terjadi di sebuah tempat karaoke di kawasan Dobo, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar, pada Jumat (17/7/2026) dini hari. Pelaku diduga dalam pengaruh alkohol dan telah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar. Kasus ini kini memasuki tahap penyidikan.

Peristiwa pengeroyokan berlangsung hingga pukul 03.30 WIB. Petugas keamanan tempat karaoke, Munir, menuturkan bahwa kejadian bermula tanpa adanya cekcok sebelumnya. Suasana tempat karaoke terpantau aman, namun sekelompok orang tiba-tiba mengeroyok seorang pengunjung di dekat toilet. Sekitar 7 hingga 8 orang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

“Saya mencoba melerai dan membawa korban keluar. Namun, di luar justru terjadi cekcok susulan. Kelompok pelaku kembali memukuli kerabat saya secara membabi buta,” ujar Munir, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga:Rumah Milik Lansia di Cibalanarik Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting ListrikBentuk Karakter Anak Lewat Sepak Bola, McDonald’s Indonesia Gelar Football Clinic bersama Coach Indra Sjafri

Ketegangan semakin meningkat ketika pelaku melemparkan benda tajam dan tumpul ke arah korban. Seorang pekerja perempuan berinisial D mengalami luka parah akibat lemparan kayu balok yang meleset mengenai wajahnya. Pelipis mata D robek sepanjang 4 cm dengan kedalaman 2 cm. Korban laki-laki lain berinisial D juga mengalami luka memar di bagian pinggang akibat hantaman benda yang sama.

Total korban berjumlah enam orang, terdiri dari lima laki-laki dan satu perempuan. Dua korban dirawat intensif di rumah sakit, sementara empat lainnya menjalani visum untuk kebutuhan penyelidikan. Munir menegaskan tidak ada masalah pribadi antara korban dan pelaku. Pengeroyokan diduga dipicu pengaruh alkohol yang dibawa pelaku dari luar lokasi.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Pramono Adi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku dan kasus ini sudah dalam tahap penyidikan. “Saat ini proses penyidikan sedang berjalan dan sudah ada pelaku yang sudah kita amankan,” kata Pramono.

Usai kejadian, sejumlah warga sempat mendatangi Mapolres Banjar karena terprovokasi oleh informasi yang beredar. Pramono menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan kepada warga sehingga mereka mengerti dan menyerahkan kasus ini sepenuhnya pada proses hukum. “Warga menyerahkan sepenuhnya kasus ini pada proses hukum,” jelasnya.

Pramono mengungkapkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jumlah pelaku secara pasti karena masih melakukan pendalaman di lapangan. Pengembangan kasus terus berjalan untuk menjaring pelaku lainnya. “Yang jelas proses penyidikan dan pengembangan sedang berjalan,” ucapnya.

0 Komentar