Pimpinan DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya Juara 1 Tembak Reaksi Nasional Kopassus Cup 2026

Edwin Senjaya,
Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, berhasil merebut gelar juara 1 Divisi Open Kelas D pada lomba tembak reaksi di Kejuaraan Menembak Tingkat Nasional Tribuana Open Championship 1 Panglima Kopassus Cup 2026. 
0 Komentar

BANDUNG – Pimpinan DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, berhasil merebut gelar juara 1 Divisi Open Kelas D pada lomba tembak reaksi di Kejuaraan Menembak Tingkat Nasional Tribuana Open Championship 1 Panglima Kopassus Cup 2026.

Prestasi ini diraihnya di usia yang tak lagi muda, sekaligus menjadi bukti bahwa olahraga menembak mampu melatih disiplin, ketenangan, serta kesehatan fisik dan mental.

Ia menegaskan, proses berjuang hingga juara jauh lebih berharga daripada trofi itu sendiri, dan mengajak generasi muda Bandung menjalani pola hidup sehat agar terhindar dari pengaruh negatif.

Baca Juga:Golkar Bandung Peduli Generasi Muda, Lahirkan Juara Bela Diri NasionalSerikat Buruh Jabar Tolak Penetapan UMSK 2026, Ancam Gugatan PTUN dan Mogok Daerah

“Bukan soal juaranya yang hanya disyukuri, tapi proses untuk meraih sampai di titik ini adalah pelajaran hidup yang harus disyukuri. Bahwa segala hal jika ingin berhasil, harus mau berjuang, berkorban, mau terus belajar, dan banyak bersyukur,” kata Edwin di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (2/2/2026).

Saat disinggung mengapa menekuni olahraga menembak, Edwin mengaku dengan usianya yang sudah tidak muda lagi, cabang olahraga ini merupakan pilihan yang sangat realistis tetapi tetap bisa berprestasi. Terlebih, dengan olahraga menembak dirinya bisa tetap disiplin, menjaga kesehatan, dan fokus.

“Lomba tembak reaksi sebetulnya sesuatu yang baru, belum lama ditekuni. Tapi alhamdulillah banyak manfaat yang didapat, seperti melatih ketenangan, kecepatan, ketepatan, hidup disiplin, dan sehat,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung ini.

Edwin pun mengajak generasi muda Kota Bandung untuk melakukan gaya hidup sehat dan melakukan sesuatu yang positif. Olahraga, menurut dia, dapat menjauhkan anak muda dari pengaruh negatif dan memberikan prestasi baik untuk diri sendiri, orang tua, keluarga, serta bangsa dan negara.

“Umur hanyalah angka, selama mau terus disiplin dan berlatih, apapun bisa diraih. Saya ingin generasi muda Kota Bandung menjaga disiplin dan menjalankan pola hidup sehat,” pungkasnya. (bbs)

0 Komentar