BANDUNG – Partai Golkar Kota Bandung tak hanya berpolitik, tapi juga aktif membina generasi muda melalui olahraga bela diri. Terbukti, para kader muda Golkar menjadi atlet berprestasi di cabang olahraga bela diri.
Terbukti, 19 atlet muda dari Bandung Fighting Club dan Satria Negara Fighting Camp di bawah pembinaan Ketua DPD Golkar Kota Bandung Edwin Senjaya, menyabet prestasi gemilang di Copa da Indonesia.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung Edwin Senjaya mengatakan, pembinaan kader-kader ini menjadi atlet berawal dari keresahannya melihat gaya hidup anak muda saat ini. “Saya melihat anak muda saat ini mageran (susah gerak), kurang olahraga, kurang menjalani pola hidup sehat. Padahal kesehatan itu sesuatu yang penting,” ujar Edwin di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (2/2/2026).
Baca Juga:Serikat Buruh Jabar Tolak Penetapan UMSK 2026, Ancam Gugatan PTUN dan Mogok Daerah160 Penyintas Ikuti Seminar Hari Kanker BCS Bersama Dokter Ahli
Oleh karena itu, Edwin yang juga Pimpinan DPRD Kota Bandung ini mendorong kader muda Golkar Kota Bandung melakukan kegiatan positif, salah satunya melalui olahraga bela diri atau martial art. Edwin mengungkap, pembinaan dilakukan di sasana Bandung Fighting Club dan Satria Negara Fighting Camp yang berada di bawah naungan Partai Golkar Kota Bandung.
“Saya bersyukur. Artinya Golkar bukan hanya sebagai sebuah partai politik, tapi kita juga merangkul generasi-generasi muda supaya mereka terbiasa dalam budaya hidup yang sehat karena berlatih olahraga bela diri, hidup penuh disiplin sekaligus berprestasi,” katanya.
Di tempat sama, pendiri sekaligus Ketua Satria Negara Fighting Camp Agung Satria Negara menambahkan, sasana Bandung Fighting Club dan Satria Negara Fighting Camp ini kebetulan mengikuti pelatihan khusus Brazilian Jiu-Jitsu di klub BJJ yang sama, yaitu Lowen BJJ, yang pembinanya adalah Edwin Senjaya.
Agung menyebut, pihaknya mengirim 19 atlet ke Copa da Indonesia, ajang kompetisi Brazilian Jiu-Jitsu terbesar di Indonesia. Dalam ajang itu, para atlet meraih prestasi gemilang dengan menyabet 11 medali emas, 6 perak, dan 1 perunggu.
“Alhamdulillah yang dididik di sini berasal dari Bandung Fighting Club yang mana Pak Haji Edwin Senjaya sebagai pembinanya, termasuk juga di Satria Negara Fighting Camp,” imbuhnya.
