Protes Marak Spanduk Promosi Makanan di Sekitar Hambalang, Prabowo: Kenapa Harus Besar-besar Sih

Protes Marak Spanduk Promosi Makanan di Sekitar Hambalang, Prabowo: Kenapa Harus Besar-besar Sih
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan di Rakornas Pusat dan Daerah, SICC, Kabupaten Bogor, pada Senin (2/2/2026). Foto: YouTube Sekretariat Presiden
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Prabowo Subianto menyinggung keberadaan spanduk yang berada di area Hambalang, Kabupaten Bogor. Hal itu disampaikan Prabowo saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Senin (2/2/2026).

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto tinggal di wilayah Hambalang, Kabupaten Bogor, tepatnya di Padepokan Garuda Yaksa. Ia menceritakan, kerap melihat spanduk promosi makanan saat di wilayah Hambalang. Dirinya menanyakan, alasan spanduk yang dinilai bentuknya besar.

“Kalau saya naik ke hambalang, spanduk, spanduk, spanduk, Ayam goreng pesen 1 dapet 1 free kenapa harus besar-besar sih, turis datang ga mau liat spanduk,” jelas Prabowo di SICC, Kabupaten Bogor, Senin.

Baca Juga:Presiden Prabowo Ingatkan Pemimpin Daerah hingga Pusat untuk Mengerti SejarahPrabowo Putuskan RI Gabung Board of Peace Meski Tuai Kontroversi, Anggaran Keanggotaan Dibiayai APBN?

Ia menyayangkan keberadaan spanduk di wilayah tersebut, sebab ia menilai bahwa Bogor merupakan kota terindah hingga Presiden RI pertama yakni Soekarno lebih memilih tinggal di Bogor, alih-alih Jakarta.

Bahkan, Prabowo mengaku bahwa dirinya menginginkan tinggal di Bogor sedari dulu.

“Bogor itu dulu kota paling indah, kota paling indah, Bung Karno lebih seneng di Bogor daripada di Jakarta, dari dulu aku pengen tinggal di Bogor akhirnya jadi presiden tinggal di Bogor,” katanya.

Untuk itu, Presiden meminta agar pemerintah setempat melakukan komunikasi lebih lanjut dengan para asosiasi pengusaha perihal penertiban spanduk tersebut.

“Saudara-saudara terlalu banyak spanduk, baliho, iklan. Tolong ditertibkan lah ajak bicara Kadin, Hipmi, asosiasi pengusaha bicara sama mereka,” pungkasnya.

0 Komentar