Cimahi Perkuat Lansia dengan Selantang, Program Edukasi Sepanjang Hayat

Sejumlah Peserta Sekolah Lansia di kota Cimahi
Sejumlah Peserta Sekolah Lansia di kota Cimahi/Foto: Firman Satria/ Jabar Ekspres/
0 Komentar

“Sementara ini kita fokus ke lansia yang masih memiliki keluarga. Biasanya kita bekerjasama dengan Bina Keluarga Lansia, supaya keluarga-keluarga yang memiliki lansia ini bisa mendorong mereka tetap bersosialisasi, tidak cepat pikun,” tuturnya.

Melalui sekolah lansia, peserta tidak hanya didorong untuk aktif secara sosial, tetapi juga tetap produktif melalui berbagai keterampilan praktis. Fitriani mencontohkan, lansia diajarkan kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi.

“Mereka tetap produktif dengan keterampilan-keterampilan yang diajarkan. Kemarin di Budi Luhur itu buat syal, dan itu punya nilai ekonomis karena bisa dijual,” katanya.

Baca Juga:Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi WamenkeuLayvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling Menentukan

Pendekatan ini, menurut Fitriani, penting untuk menjaga harga diri lansia agar tidak merasa tidak berdaya atau tidak berguna.

“Kita berusaha memberdayakan mereka, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Intinya menjadikan lansia itu tangguh, produktif, dan bahagia,” ujarnya.

Namun demikian, pelaksanaan Sekolah Lansia Tangguh di Cimahi masih bersifat pilot project. Keterbatasan sumber daya manusia dan pendamping membuat program ini belum dapat menjangkau seluruh wilayah.

“Saat ini memang belum semua Bina Keluarga Lansia atau Posbindu lansia menjadi sekolah lansia. Baru pilot project karena keterbatasan SDM,” kata Fitriani.

Hingga kini, terdapat empat Sekolah Lansia Tangguh di Kota Cimahi. Salah satunya berada di STIKES Budi Luhur, yang dikelola secara swadaya dan justru mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Yang di Budi Luhur itu murni swadaya. Pendaftarnya banyak sekali sampai harus diseleksi dan bahkan ada daftar tunggu,” ungkapnya.

Sekolah lansia lainnya berada di Pasirkaliki sebagai proyek percontohan Pemkot Cimahi, Mawar Merah di Cigugur yang berawal dari Posbindu, serta KTM Ceria di kawasan Kota Mas, Cimahi Utara, yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

Baca Juga:Dion Markx Jadi Simbol Regenerasi Persib BandungDPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat Sasaran

Dalam pelaksanaannya, DP3AKBP2KB Cimahi menggandeng berbagai pihak lintas sektor. Untuk aspek kesehatan, kerja sama dilakukan dengan Puskesmas melalui Posbindu lansia, termasuk pemeriksaan kesehatan rutin dan senam bersama.

“Kita bekerjasama dengan Puskesmas untuk materi kesehatan seperti hipertensi, gizi, cek kesehatan gratis, dan senam lansia,” jelas Fitriani.

0 Komentar