Krisis Air Bersih, Raffi Ahmad Siap Bangun Belasan Sumur Bor di Pasirlangu

Krisis Air Bersih, Raffi Ahmad Siap Bangun Belasan Sumur Bor di Pasirlangu
Kondisi tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Utusan Khusus Presiden (UKP) Raffi Ahmad menambah bantuan sebesar Rp2 miliar bagi korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana, khususnya penyediaan air bersih. Tambahan bantuan ini melengkapi donasi sebelumnya senilai Rp1 miliar yang disalurkan Raffi untuk penanganan darurat bencana longsor di wilayah Cisarua.

Raffi mengatakan, penambahan bantuan dilakukan setelah dirinya mendengar langsung keluhan warga terkait sulitnya akses air bersih, terutama bagi pengungsi yang mulai kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga:Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Transportasi Selama Lebaran 2026, Dinilai Ringankan Beban Pemudik dan DongkrakKopi Robusta Pagaralam Tembus Pasar Australia, Dorong Daya Saing Petani Sumsel

“Saat kejadian saya sedang berada di luar negeri, sehingga bantuan awal saya titipkan agar segera disalurkan kepada pengungsi. Hari ini saya kembali menerima keluhan terkait kebutuhan air bersih, sehingga saya menambah bantuan Rp2 miliar agar bisa langsung dimanfaatkan,” ujar Raffi saat berada di posko pengungsian korban longsor, Sabtu (31/1/2026).

Ia menegaskan, bantuan tersebut dapat segera digunakan sesuai kebutuhan di lapangan, terutama untuk pengadaan sumur bor guna menjamin ketersediaan air bersih bagi warga.

“Yang terpenting, bantuan ini bisa cepat digunakan untuk kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Selain bantuan air bersih, Raffi juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban longsor.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak di tingkat pusat untuk mendukung percepatan pembangunan huntara di wilayah terdampak.

“Saya sudah berkoordinasi dengan BP BUMN dan Kementerian PUPR. Alhamdulillah, semua pihak merespons dengan baik dan kompak untuk percepatan pemulihan,” ucap Raffi.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mengatakan penanganan pascabencana longsor masih membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga:Tingkatkan Daya Saing Industri Perhotelan, Danantara Siap Cari Investor!Jaga Penerimaan Negara, Menkeu Perketat Pengawasan Bea Cukai 

“Ketersediaan air bersih masih menjadi kebutuhan utama masyarakat, terutama bagi warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing,” kata Jeje.

Ia menyebut Raffi Ahmad siap mengakomodasi biaya pembuatan sumur bor di 13 titik yang tersebar di wilayah terdampak longsor. Meski demikian, bantuan Rp2 miliar tersebut juga dapat dialokasikan untuk kebutuhan mendesak lainnya.

0 Komentar