Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Transportasi Selama Lebaran 2026, Dinilai Ringankan Beban Pemudik dan Dongkrak

Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Transportasi Selama Lebaran 2026, Dinilai Ringankan Beban Pemudik dan Dongkrak
Ilustrasi pemudik tengah menunggu transportasi selama lebaran 2026. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Program diskon tiket transportasi yang disiapkan pemerintah menjelang libur Ramadhan dan Lebaran 2026 diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus menjaga perputaran ekonomi nasional selama musim mudik.

Diskon tersebut berlaku lintas moda, mulai dari tiket pesawat, kereta api, angkutan laut, transportasi darat, hingga tarif jalan tol.

Kebijakan ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran, yang setiap tahunnya menjadi puncak pergerakan nasional.

Baca Juga:Kopi Robusta Pagaralam Tembus Pasar Australia, Dorong Daya Saing Petani SumselTingkatkan Daya Saing Industri Perhotelan, Danantara Siap Cari Investor!

“Untuk menjelang hari raya lebaran nanti, beberapa program telah dipersiapkan termasuk untuk diskon transportasi, baik itu pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan juga tol sudah dipersiapkan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato dikutip dari ANTARA, Jumat (30/1).

Berbagai program yang dibuat pemerintah ini dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat saat musim mudik Lebaran.

Selain insentif transportasi, ia juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan program bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng.

“Demikian pula untuk bantuan sosial, baik itu beras maupun MinyaKita sedang siapkan juga, dan kita akan melakukan rapat koordinasi inflasi juga di bulan juni tahun ini,” ujarnya.

Adapun kebijakan diskon lintas moda sebelumnya diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.

Bahkan, program tersebut dinilai mampu mendorong mobilitas, memperlancar arus perjalanan, serta menjaga momentum aktivitas ekonomi nasional.

Untuk realisasi program diskon transportasi selama Nataru menunjukkan capaian di atas target pada sejumlah moda. Di sektor kereta api, diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi komersial yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (KAI) berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, mencakup 156 kereta reguler dan 26 kereta tambahan.

Dari target 1,5 juta penumpang, realisasi mencapai 1,7 juta penumpang atau 112,6 persen.

Baca Juga:Jaga Penerimaan Negara, Menkeu Perketat Pengawasan Bea Cukai Ubah Strategi, DJP Tambah Ribuan Pemeriksa untuk Perluas Basis Pajak 

Capaian serupa juga terjadi pada angkutan laut, PT PELNI memberikan diskon tarif 20 persen untuk 25 kapal penumpang di seluruh trayek.

Program ini mencatat realisasi lebih dari 406 ribu penumpang, sedikit di atas target 405 ribu penumpang atai sekitar 20 persen.

Di sektor penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon jasa pelabuhan hingga 100 persen di 16 pelabuhan pada delapan lintasan. Selama periode program, tercatat sekitar 206 ribu penumpang dan 465 ribu kendaraan menggunakan layanan penyeberangan.

0 Komentar