JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan prestasi di bidang kesehatan. Pada 2026, Kabupaten Bogor berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Madya dengan capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99 persen dan tingkat keaktifan peserta lebih dari 80 persen.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pencapaian ini.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa lelah,” ujarnya, Rabu (28/1).
Baca Juga:Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi WamenkeuLayvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling Menentukan
Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata kerja sama, kepedulian, dan komitmen untuk memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi melalui layanan kesehatan yang inklusif.
“Tetap semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
“Kabupaten Bogor menerima penghargaan UHC Award Kategori Madya dengan tingkat kepesertaan mencapai 99 persen serta keaktifan di atas 80 persen. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat meraih UHC Award kategori utama. Terima kasih,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menekankan bahwa pencapaian UHC di Indonesia merupakan tonggak penting.
Per 1 Agustus 2024, jumlah penduduk yang terlindungi Program JKN telah mencapai lebih dari 98 persen dari total populasi nasional.
Ia menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga:Dion Markx Jadi Simbol Regenerasi Persib BandungDPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat Sasaran
Ke depan, tantangan utama bukan hanya pada angka kepesertaan, tetapi juga pada peningkatan mutu dan pemerataan layanan kesehatan.
“BPJS Kesehatan terus melakukan transformasi layanan melalui perluasan akses fasilitas kesehatan, digitalisasi layanan JKN, serta komitmen menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan setara bagi seluruh masyarakat,” terangnya.
Penghargaan UHC Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi Kabupaten Bogor untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan dan layanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.
