Magang Nasional Dinilai Perkuat Kesiapan SDM Masuk Dunia Kerja

Magang Nasional Dinilai Perkuat Kesiapan SDM Masuk Dunia Kerja
Ilustrasi para pelamar magang nasional. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan Program Magang Nasional tidak hanya ditujukan untuk membantu lulusan baru memperoleh pengalaman, tetapi juga sebagai strategi negara dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap terjun ke dunia kerja.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengatakan pemerintah tidak ingin program ini untuk hanya menjadi kegiatan administratif, melainkan benar-benar memberi pengalaman kerja nyata yang dibutuhkan lulusan baru sebelum terjun ke pasar kerja,

“Kegiatan ini bagian dari monitoring dan evaluasi untuk memastikan pemagangan meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja lulusan perguruan tinggi. Ini penting agar mereka tidak terhambat hanya karena tidak punya pengalaman kerja,” katanya.

Baca Juga:Tancap Gas! Indonesia Manfaatkan WEF Davos 2026 untuk Perkuat Posisi di Mata Investor Global Reformasi Tata Kelola, Dedi Mulyadi akan Pangkas Puluhan BUMD Jabar Jadi Satu Holding 

Ia menambahkan, pihaknya juga terus melakukan pengawasan dan evaluasi dari program yang diluncurkan pada tahun lalu tersebut.

Salah satu bentuk pengawasan dilakukan di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Di kawasan tersebut, lebih dari 200 peserta Magang Nasional menjalani aktivitas kerja di lingkungan dengan tingkat kedisiplinan tinggi dan sistem kerja terstruktur.

Pengalaman semacam ini dinilai menjadi nilai tambah yang jarang diperoleh lulusan baru pada tahap awal karier mereka.

Cris menambahkan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan Magang Nasional. Bahkan, Kemenimipas tercatat sebagai instansi dengan jumlah penerimaan peserta magang terbesar secara nasional.

“Setelah seleksi dan penyesuaian, yang disetujui sebanyak 21.686 peserta dan tersebar di 835 satuan kerja Kemenimipas,” Ucap Cris.

Khusus di Jawa Tengah, jumlah peserta magang yang diterima di lingkungan Kemenipis tercatat mencapai 2.004 orang.

0 Komentar