Tinjau Lokasi Longsor Pasirlangu, Dede Yusuf Sebut MCK dan Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak Pengungsi

Anggota DPR RI Dede Yusuf saat meninjau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat
Anggota DPR RI Dede Yusuf saat meninjau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. Minggu (25/1). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah upaya evakuasi korban longsor Pasirlangu, kebutuhan air bersih dan MCK masih menjadi persoalan mendesak di lokasi pengungsian.

Anggota DPR RI Dede Yusuf mengatakan, ratusan relawan dan petugas gabungan saat ini telah bersiaga dan melakukan pencarian korban di lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Namun, proses evakuasi masih terkendala medan berat dan akses jalan yang sempit.

“Saat ini baru satu ekskavator mini yang bisa masuk. Alat berat sebenarnya sudah disiapkan, tetapi aksesnya sangat terbatas,” ujar Dede Yusuf.

Baca Juga:DPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat SasaranKritik PJU Berujung 'Undangan Klarifikasi', Warga Jabar Pertanyakan Ruang Aman Bersuara

Ia menambahkan, apabila penataan akses menuju lokasi dapat dilakukan dan lalu lintas ditertibkan, alat berat berukuran lebih besar berpeluang masuk dalam beberapa hari ke depan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

Selain persoalan evakuasi, Dede memastikan kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan, pakaian, dan alas tidur telah terpenuhi. Namun, ketersediaan MCK dan air bersih masih menjadi kebutuhan paling mendesak di lokasi pengungsian.

“Untuk layanan kesehatan dan PMI sudah ada. Artinya penanganan tidak telat. Yang masih kurang adalah MCK dan air bersih,” katanya.

Dede juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi longsor susulan masih terbuka.

“Curah hujan biasanya turun malam hari, air menumpuk. Menurut saya kawasan ini harus tetap siaga satu,” ujarnya. (Wit)

0 Komentar