Warga Kota Bogor Jadi Penumpang Pesawat ATR Jatuh, Ketua RT Kenang Ferry Irawan Sosok Baik dan Aktif

Ilustrasi Pesawat Jatuh (pixabay)
Ilustrasi Pesawat Jatuh (pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ferry Irawan, warga Kota Bogor, diketahui menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Ferry tercatat sebagai warga RT 06/RW 03 Perumahan Minabakti, Kelurahan Cikaret, Kota Bogor.

Ketua RT 06/RW 03 Perumahan Minabakti, Ari Fakhrizal, mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali menerima informasi tersebut dari jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal itu lantaran cukup banyak warga di lingkungannya yang bekerja sebagai pegawai KKP, termasuk Ferry Irawan.

Ari menuturkan, Ferry selama ini dikenal sebagai pribadi yang baik, ramah, dan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Keberadaannya di lingkungan RT pun dinilai memberi kesan positif bagi warga sekitar.

Baca Juga:Kolaborasi! UNINUS dan IDIP RI Gelar Webinar Internasional PendidikanWali Kota Dedie Tekankan Pembuangan Puing Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Harus Rapi dan Tertib 

“Pak Ferry orangnya baik dan aktif bermasyarakat. Warga di sini tahu betul bagaimana beliau bergaul dan berinteraksi,” ujar Ari saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).

Selama tinggal di RT 06/RW 03, Ferry kerap terlibat dalam kegiatan warga, termasuk aktivitas keagamaan. Ia juga dikenal memiliki hubungan sosial yang harmonis dengan tetangga.

Terkait komunikasi terakhir, Ari menyebut sempat berbincang dengan Ferry melalui sambungan telepon. Dalam percakapan tersebut, Ferry menitipkan anak-anaknya agar tetap diawasi saat bermain, mengingat kesibukannya bekerja dan sering melakukan perjalanan ke luar daerah.

“Terakhir beliau menghubungi saya lewat telepon. Beliau berpesan agar anak-anaknya tetap diperhatikan karena sekarang pekerjaannya cukup padat dan sering ke luar daerah,” katanya.

Ari menambahkan, Ferry tinggal bersama istri dan dua orang anak laki-lakinya. Saat ini, keluarga korban disebut telah berada di Bekasi untuk menunggu informasi lanjutan dari pihak berwenang.

Pantauan Jabar Ekspres di kediaman Ferry menunjukkan rumah tersebut tampak sepi, dengan lampu yang masih menyala meski di siang hari.

Atas kejadian tersebut, Ari mewakili warga RT 06/RW 03 menyampaikan doa dan harapan agar Ferry Irawan dapat segera ditemukan.

Baca Juga:Komitmen Bangun Zona Integritas, Kanwil Kemenkum Jabar Tandatangani Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Rekomendasi 6 Minuman, Jaga Gula Darah Tetap Stabil

“Kami sebagai tetangga dan kerabat dekat terus berdoa. Semoga beliau segera ditemukan dan keluarga diberi ketabahan serta kekuatan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pesawat ATR 42-500 bernomor registrasi PK-THT itu dioperasikan Indonesia Air Transport (IAT) untuk misi pengawasan laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dengan rute penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

0 Komentar