Bupati Cecep Harapkan BKPRMI Ikut Bentuk Masa Depan Pemuda Tasikmalaya

Bupati Cecep hadiri milad BKPRMI/Foto: Humas Pemkab
Bupati Cecep hadiri milad BKPRMI/Foto: Humas Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap keberadaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) tidak berhenti pada aktivitas keagamaan dan pembinaan remaja masjid.

Organisasi tersebut didorong mengambil peran lebih besar sebagai mitra strategis pemerintah dalam membentuk karakter sekaligus masa depan generasi muda di Kabupaten Tasikmalaya.

Harapan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin saat menghadiri Milad ke-49 BKPRMI di Aula Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (3/9/2026).

Baca Juga:Kemarau Masih Terjadi, Polres Tasikmalaya Gelontorkan 5.000 Liter Air untuk Warga Kebon KalapaWagub Jateng Pastikan Penataan Venue MTQ Nasional 2026 Dikebut, Target H-1 Siap 100 Persen

Menurut Cecep, tantangan pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi. Kualitas sumber daya manusia, terutama anak-anak dan pemuda, menjadi bagian penting yang harus mendapatkan perhatian bersama.

Karena itu, ia menilai BKPRMI memiliki posisi strategis. Dengan jaringan kepemudaan dan aktivitas berbasis masjid yang dimiliki, BKPRMI dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan masyarakat untuk membantu pemerintah membangun generasi muda yang berkarakter, kreatif dan memiliki pemahaman keagamaan yang kuat.

“Saya berharap BKPRMI dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya dalam bidang pembinaan generasi muda dan penguatan kehidupan keagamaan masyarakat,” ujar Cecep.

Ia mendorong BKPRMI tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak dan pemuda.

Sejumlah bidang yang dinilai perlu diperkuat di antaranya pembinaan remaja masjid, pendidikan Al-Qur’an, pengembangan kreativitas dan kepemimpinan pemuda, kegiatan sosial kemasyarakatan hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana dakwah dan pendidikan.

“Saya juga berharap BKPRMI dapat semakin memperkuat program-program yang menyentuh langsung kehidupan anak dan pemuda,” imbuhnya.

Dorongan tersebut menjadi penting di tengah perubahan pola kehidupan generasi muda yang semakin dekat dengan teknologi digital.

Baca Juga:Parkir Rp7 Ribu di RSUD KHZ Musthafa Bikin Warga Geram, DPRD Akhirnya Turun TanganGubernur Luthfi Turun Tangan, Bansos Lansia Korban Penyalahgunaan KTP Dipulihkan

Masjid dan organisasi kepemudaan dituntut mampu mengikuti perkembangan zaman agar tetap menjadi ruang yang menarik bagi anak-anak dan pemuda untuk belajar, berkarya dan berorganisasi.

Bagi Pemkab Tasikmalaya, pembinaan generasi muda bukan pekerjaan yang bisa dilakukan pemerintah seorang diri. Diperlukan keterlibatan organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, tokoh masyarakat serta komunitas pemuda agar pembangunan sumber daya manusia berjalan lebih kuat.

0 Komentar