Pemprov Dukung Bronjong hingga Logistik Tangani Banjir Karawang-Bekasi

Ilustrasi banjir Karawang-Bekasi. (Ig Pemkab Bekasi)
Ilustrasi banjir Karawang-Bekasi. (Ig Pemkab Bekasi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemprov Jabar turut bergerak untuk menangani banjir di wilayah Kabupaten Bekasi dan Karawang. Di antaranya dengan mendistribusikan logistik dan bronjong.

Sekda Jabar Herman Suryatman menguraikan, beberapa bantuan dari Pemprov telah dikucurkan untuk penanggulangan banjir yang terjadi beberapa hari terakhir di dua wilayah itu. Bantuan itu tidak hanya dukungan personel, tapi juga logistik hingga infrastruktur.

Menurutnya, keselamatan warga adalah yang prioritas. Makanya upaya evakuasi warga hingga menutup sumber – sumber banjir yang jadi utama.

Baca Juga:Kolaborasi! UNINUS dan IDIP RI Gelar Webinar Internasional PendidikanWali Kota Dedie Tekankan Pembuangan Puing Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Harus Rapi dan Tertib 

Salah satunya yang ikut di distribusikan adalah bronjong. Itu untuk menjadi tanggul sementara atau penguat aliran air. Setidaknya sudah 50 beronjong dikirim ke Karawang, begitu juga ke Bekasi. “Itu untuk mencegah kerusakan lanjutan, ” kata Herman, Senin (19/1).

Herman melanjutkan, dapur umum juga telah dibuka guna melayani warga. Selain itu beberapa logistik juga telah dibagikan.

Pemprov Jabar mengirimkan dua truk bantuan ke masing-masing kabupaten, dengan nilai logistik mencapai sekitar Rp230 juta per daerah. “Per daerah itu ada sekitar 85 paket sembako, ” cetusnya.

Herman menegaskan, Pemprov Jabar masih terus melakukan assessment kebutuhan lanjutan di lapangan. Sejumlah perangkat daerah seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Sumber Daya Air digerakkan secara terpadu.

“Pertama itu tentu warga yang kami amankan. Evakuasi dilakukan bersama BPBD, TNI, dan Polri. Prioritas utama memastikan warga selamat, baru kemudian penanganan aspek lainnya,”

Herman menguraikan setidaknya, banjir di Kabupaten Karawang berdampak pada 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga (KK) terdampak. Sementara di Kabupaten Bekasi, banjir meluas ke 16 kecamatan dan 33 desa, dengan 4.622 KK terdampak.(son)

0 Komentar