JABAR EKSPRES – Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. Djuanda masih menjadi salah satu primadona wisata. Di momen akhir pekan seperti saat ini Minggu (18/1), tidak sedikit warga yang menggunjungi wisata berbasis alam di Kabupaten Bandung itu.
Hari itu cuaca memang sedikit gerimis, tapi sejumlah masyarakat juga masih memadati kawasan di kecamatan Cimenyan Itu, mulai dari anak-anak, remaja hingga lansia.
Di lokasi yang dikelola UPTD di bawah Pemprov Jabar tersebut, masyarakat bisa melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari senam, jogging, atau sekedar menikmati udara segar kawasan hutan.
Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota
Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati sejumlah spot yang ada di kawasan tersebut, misalnya Goa Jepang, Goa Belanda, hingga penakaran rusa.
Tetapi memang beberapa spot itu harus diakses dengan jalan kaki atau di beberapa titik ada pihak yang menyewakan kuda tunggang.
Meski kawasan hutan, namun pengelola telah menata area itu agar lebih ramah pengunjung. Misalnya ada jalan yang sudah diaspal walau tetap dengan akses terbatas untuk kendaraan. Jogging track, hingga ada guiding block untuk membantu kaum disabilitas.
Sejumlah sarana prasarana pendukung juga telah dibangun. Mulai dari toilet, musala, hingga area bermain anak.
Kepala UPTD Tahura Lutfi Erizka melalui pegawainya Ridwan menerangkan, animo masyarakat untuk berkunjung ke Tahura masih tinggi. Itu bisa dilihat dari peningkatan pengunjung selama 2025.
Pihaknya mencatat, selama 2025 ada 646.989 orang yang berkunjung. Angka itu menunjukkan kenaikan jika dibandingkan 2024 yang hanya di angka 559.836.
Rinciannya, pengunjung tertinggi ada di Mei yang tembus sampai 73.538 pengunjung. Disusul Januari dengan 67.941 pengunjung, lalu Juni di angka 65.996. Sementara catatan pengunjung terendah ada di Maret yang hanya 6.917 orang.
Baca Juga:Di Bawah Kepemimpinan Prabowo, Mentan Amran Antar Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025Meski Pincang, Macan Kemayoran Pede Tantang Persib di GBLA
“Bisa di bilang meningkat sekitar 15 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya, ” terangnya.
Ridwan melanjutkan, di 2026 harapannya pengunjung juga bisa naik. “Proyeksi kami bisa tembus 5-10 persen. Tapi memang karakter Tahura adalah wisata alam, jumlah kunjungan sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca,” katanya. (son)
