JABAR EKSPRES – Harga emas hari ini di Indonesia mengalami kenaikan seiring dengan penguatan tren emas di pasar global. Berdasarkan data terbaru, harga spot emas internasional berada di kisaran USD 4.634 per troy ounce.
Kenaikan ini memengaruhi harga emas fisik di dalam negeri, khususnya emas batangan Antam dan produk emas Pegadaian yang banyak diminati masyarakat sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang.
Harga emas Antam untuk ukuran 1 gram umumnya berada pada rentang Rp1,9 juta hingga Rp2,5 juta per gram. Perbedaan harga ini bergantung pada platform penjualan seperti Logam Mulia, Pegadaian, maupun marketplace emas digital, yang masing-masing memiliki kebijakan pajak dan premi berbeda.
Baca Juga:Onic Hadapi Evil Demi Peluang Lolos Knockout M7 World ChampionshipCarlos Adames Siap Pertahankan Gelar WBC Kelas Menengah Hadapi Austin Williams
Mengacu pada pembaruan terbaru dari Logam Mulia, harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram tercatat sebesar Rp1.914.000. Setelah dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen, harga yang harus dibayarkan konsumen menjadi Rp1.918.785 per gram.
Sementara itu, untuk pembelian emas Antam ukuran lebih besar, seperti 10 gram, harga dasar tercatat Rp18.635.000 dan meningkat menjadi sekitar Rp18.681.588 setelah pajak.
Selain Logam Mulia, platform IndoGold juga mencatat harga emas hari ini yang cukup tinggi. Harga beli emas di IndoGold berada di level Rp2.557.562 per gram, sementara harga buyback atau jual kembali berada di angka Rp2.496.500 per gram.
Sementara itu, Pegadaian melaporkan bahwa harga emas hari ini per 13 Januari 2026 masih tergolong kompetitif, khususnya untuk produk tabungan emas. Meski detail harga real-time untuk emas 1 gram belum sepenuhnya terkonfirmasi, secara umum harga emas Pegadaian cenderung sedikit lebih rendah dibandingkan Antam.
Dari sisi global, harga Gold Futures (GCUSD) tercatat berada di level USD 4.634, naik sekitar 0,76 persen atau bertambah USD 34,9 dalam satu hari perdagangan. Harga tertinggi harian bahkan sempat menyentuh USD 4.638,9 per troy ounce.
Secara teknikal, tren bulanan emas masih menunjukkan penguatan, dengan moving average 50 hari berada di level USD 4.318.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa emas masih memiliki potensi menarik sebagai instrumen lindung nilai dan investasi jangka pendek, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan tren yang cenderung positif, emas tetap menjadi pilihan aman bagi investor Indonesia.*
