Beredar Kabar Penambang Tertimbun di IUP PT Antam, Forkopimda Kabupaten Bogor Segera Lakukan Pemeriksaan

Ilustrasi area pertambangan
Ilustrasi area pertambangan/Foto: Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor memeriksa langsung PT Antam, Nanggung, pada Rabu (14/1/2026), terkait kabar penambang diduga tertimbun di wilayah IUP PT Antam.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah mengambil langkah lebih lanjut terkait kabar tersebut.

Pada saat mendengar kabar terjadinya korban tertimbun di IUP PT Antam yang beredar di media sosial, pihak Pemkab Bogor meninjau langsung dan mengerahkan stakeholder terkait untuk memberikan penanganan lanjutan.

Baca Juga:Pemkab Bogor Dorong Perusahaan Tambang Hibahkan Lahan Demi Percepat Pembangunan Jalan TambangPemkab Bogor Anggarkan Rp100 M untuk Jalur Khusus Tambang, Pengusaha Nyatakan Dukungan

Ia menuturkan, kabar yang beredar adanya korban pada media sosial tersebut adalah tidak benar.

“Tapi alhamdulillah, informasi yang diberikan dari pimpinan Aneka Tambang, tidak ada satupun karyawan Antam yang menjadi korban,” tutur Rudy di Nanggung, pada Rabu malam.

Dia juga menambahkan, masyarakat perlu memastikan kebenaran kabar maupun informasi sebelum menyebarluaskannya.

“Jangan sampai membuat masyarakat menjadi panik, dan tentunya kami semua ada di sini untuk melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut.

“Yang pasti nanti setelah kita ketahui sumber titik lokasi awal asapnya dari mana pasti akan kita cek lebih lanjut,” jelas AKBP Wikha.

Beredar informasi, terdapat kejadian yang menyebutkan sekitar lima orang meninggal dunia saat sedang melakukan penambangan.

Baca Juga:Tertimbun di IUP PT Antam, Camat Nanggung: Asap Tebal Sebabkan Terjebaknya PenambangPolisi Selidiki Kabar Penambang Emas Tertimbun di Area Antam Nanggung, Informasi Masih Belum Pasti

Informasi lainnya dari pesan berantai, menyatakan keracunan dari lubang tambang yang diperkirakan 700 orang meninggal di dalam lubang.

0 Komentar