Ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Banjar yang telah berpartisipasi, membuktikan bahwa semangat gotong royong lintas daerah masih sangat kuat tertanam.
Musibah banjir di Sumatera kembali mengingatkan semua pihak akan kerentanan Indonesia terhadap bencana hidrometeorologi. Di tengah upaya pemerintah dalam penanggulangan darurat dan rehabilitasi, peran lembaga filantropi seperti BAZNAS menjadi sangat krusial. Bantuan dari BAZNAS Kota Banjar ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban korban dan membantu memulihkan kondisi psikologis mereka.
Respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan BAZNAS Kota Banjar ini merupakan bagian dari jaringan besar kebaikan nasional. Inisiatif semacam ini menjadi contoh nyata bagaimana dana zakat yang dikelola secara profesional dapat menjadi penopang sosial di saat krisis, mempercepat proses pemulihan, dan membangun kembali harapan di tengah puing-puing kesulitan.
Baca Juga:Kajari Banjar: Saya Tidak Akan Dzolim, Tapi Kalau Pejabat Berkhianat ke Rakyat Saya Sikat!Antisipasi Kecelakaan Akibat Kondisi Infrastruktur, Jembatan Gantung Binangun Kota Banjar Ditutup Sementara
“Ke depan, kami (Baznas Kota Banjar) berkomitmen untuk terus memperkuat sistem respon bencananya, siap siaga mengalirkan bantuan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan, sebagai implementasi dari prinsip zakat untuk kemaslahatan umat,” katanya. (CEP)
