Galih Hendrawan Terpilih Pimpin APDESI Kab Bandung, KDS: Jangan Jumawa, Jaga Soliditas

Galih Hendrawan Terpilih Pimpin APDESI Kab Bandung, KDS: Jangan Jumawa, Jaga Soliditas
Galih Hendrawan Terpilih Pimpin APDESI Kab Bandung, KDS: Jangan Jumawa, Jaga Soliditas. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) meminta Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Bandung terpilih periode 2026–2031, Galih Hendrawan, memperkuat soliditas organisasi.

Pesan itu disampaikan KDS usai Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Gedung Mohammad Toha, Soreang, Jumat (6/11/2026).

Dalam pemilihan, Galih yang merupakan Kades Tegalluar mengantongi 227 suara, mengungguli Ismawanto Sumantri yang meraih 18 suara. KDS menegaskan, selisih suara tak boleh memecah belah para kepala desa.

Baca Juga:Bupati Tasikmalaya Dorong Desa Bertransformasi Menuju Smart VillageImpor Barang Modal Melonjak, Tanda Ekspansi Industri Manufaktur Nasional

“Persoalan raihan suara ini tidak menjadi ukuran. Yang paling penting adalah kekompakan dan soliditas seluruh kepala desa,” tegas KDS.

KDS pun mengingatkan Galih agar tetap rendah hati dan merangkul seluruh elemen pascapemilihan.

“Selamat dan sukses, dan terima kasih kepada Pak Ismawanto. Jangan jumawa, harus bisa merangkul semua elemen. Yang belum mendapatkan kesempatan tetap harus bersatu untuk menuju Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” ujarnya.

Ia juga memuji kedewasaan para peserta yang mempercepat agenda muscab demi menunaikan ibadah dan melayat.

“Tentunya sangat dewasa para kepala desa. Saya apresiasi. Agenda dipercepat karena ada berita duka dan harus salat Jumat,” ucap KDS.

Lebih lanjut, KDS mendorong kepengurusan baru untuk mempererat komunikasi agar pembangunan di tingkat desa berjalan selaras dengan agenda pemda hingga pemerintah pusat.

Apalagi langkah ini penting demi mewujudkan Bandung yang Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:Harga Minyak Dunia Anjlok, Rupiah Berpeluang Menguat di Tengah Sinyal Damai AS-IranKPU Tasikmalaya Bekali Seluruh Pegawai Cakap Mengolah Informasi

“Bagaimana kemudian pembangunan ini selaras dengan visi-visinya Pak Presiden, visi-visinya Pak Gubernur, dan visi-visinya Kabupaten Bandung,” tutup KDS

0 Komentar