Berawal Janjian Lewat MiChat, Pertemuan di Kosan Cimahi Berujung Maut

Berawal Janjian Lewat MiChat, Pertemuan di Kosan Cimahi Berujung Maut
Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto saat Menunjukkan Barang Bukti Sebuah Pisau yang Digunakan Pelaku. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Peristiwa pembunuhan tragis terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Karya Bakti 6, Kos Istana, RT 003/RW 011, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (5/11/2026).

Seorang perempuan berinisial TS (43) ditemukan tewas setelah diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan RS (43). Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, aksi tersebut dipicu rasa kecewa dan sakit hati pelaku setelah diusir oleh korban.

Kapolres Cimahi AKBP Endy Desianto mengungkapkan, motif pembunuhan bermula ketika tersangka merasa belum selesai melampiaskan hasratnya. Namun, korban justru meminta pelaku keluar dari kamar kos dan menendangnya.

Baca Juga:Detik-Detik Pembunuhan Wanita di Kos Cimahi, Pelaku Sempat Terkunci di Dalam KamarTragis! Perempuan Tewas dengan Luka di Leher, Seorang Pria Diamankan di Kos Cibabat

Sebelum kejadian, tersangka dan korban diketahui berkomunikasi melalui aplikasi MiChat. Korban kemudian meminta tersangka datang ke tempat kos dengan mengirimkan lokasi atau share location.

Tersangka selanjutnya mendatangi lokasi menggunakan sepeda motor. Setibanya di kosan, korban mempersilakan tersangka masuk ke kamar. Keduanya kemudian mengunci pintu dan menyepakati pembayaran sebesar Rp250 ribu.

“Sampai di kos, korban mempersilakan tersangka masuk ke kamar, dan setelah berada di dalam kamar, mereka mengunci pintu serta terjadi kesepakatan untuk membayar uang sebesar 250 ribu rupiah,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Endy Desianto dalam konferensi pers di Polsek Cimahi, Jum’at (6/11/2026).

Namun, situasi di dalam kamar berubah setelah terjadi sesuatu yang membuat korban merasa tidak nyaman dan kecewa terhadap tersangka.

Korban kemudian kesal, mengusir tersangka, serta memintanya meninggalkan kamar. Bahkan, korban menendang pelaku dengan alasan sudah ada tamu lain yang tengah menunggu.

“Mendengar perkataan korban, tersangka menjadi emosi dan memukul korban. Setelah mendapat pukulan, korban berlari masuk ke kamar mandi, dan tersangka mengejar korban serta mengambil pisau yang berada di atas lemari,” tutur Endy.

Kapolres melanjutkan, saat korban berada di dalam kamar mandi, tersangka mengambil pisau dan menekannya ke bagian leher korban menggunakan kedua tangan.

Baca Juga:Tragis! Hendak Azan, Marbot di Purwakarta Ditikam Tetangga hingga TewasTragis! Niat Cari Kayu Bakar, Kakek 65 Tahun di Culamega Tasikmalaya Tewas Terpanggang di Kebun Sendiri

“Tersangka menggerakkan pisau ke kiri dan ke kanan secara berulang sampai mengakibatkan korban jatuh dengan posisi duduk di lantai,” bebernya.

Setelah melihat korban tidak lagi bergerak, tersangka kemudian menuju tempat tidur. Tidak lama berselang, terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar.

0 Komentar