JABAR EKSPRES – Jauh dari ekspektasi para gamer, ada tujuh game layak masuk daftar game paling mengecewakan di tahun 2025.
“Ekspektasiku terlalu jauh
Terlalu banyak mengharapkanmu
Hingga ku tahu semua
Ternyata semua buatku luka”.
Lirik lagu ‘Ekspektasi’ dari Raim Laode dan Aruma ini menggambarkan tentang game-game yang kehadirannya tak sesuai harapan.
Alih-alih sukses di pasaran dan disukai oleh gamer di berbagai penjuru dunia, sejumlah game justru berakhir dengan label atau cap terburuk pada 2025.
Baca Juga:Disebut akan Rilis Januari 2026, Bagaimana Spesifikasi dan Fitur Infinix Note Edge?Persib vs Ratchaburi: Rekor Apik Maung Bandung Lawan Klub Thailand di ACL 2
Padahal tak sedikit di antara judul-judul permainan itu sempat memberikan asa atau punya peluang untuk jadi game hits tahun ini.
Ada berbagai faktor penyebab beberapa game keluaran 2025 tersebut flop mulai dari harga mahal tak sebanding kualitas, hingga kegagalan melanjutkan tradisi keunggulan developer-nya.
Dilansir dari akun Instagram @beritagame, inilah daftar tujuh game paling mengecewakan sepanjang tahun 2025.
7 Game Paling Mengecewakan Tahun 2025
1. Call of Duty: Black Ops 7
Call of Duty: Black Ops 7 bak dilanda krisis identitas. Keputusan Activision menyuguhkan elemen horor dan psikologis pada waralaba populernya ini justru jadi kesalahan fatal.
Bukannya menampilkan aksi perang militer yang solid, mode campaign COD: Black Ops 7 terlalu fokus pada kedua elemen tersebut yang dirasa tidak cocok dengan DNA Call of Duty.
2. Lost Soul Aside
Viralnya trailer pertama Lost Soul Aside membuat game ini sangat dinantikan. Apesnya, penantian gamers tidak berbuah manis.
Lost Soul Aside malah terasa sebagai game yang kurang terpoles. Aspek visual dan pertarungannya memang bagus.
Baca Juga:Daftar Lengkap Game yang Rilis Januari 2026 Semua Platform, Ada Highguard dan Code Vein 2Liburan Seru Tanpa Ngemodal, Simak 6 Rekomendasi Wisata Gratis Favorit di Indonesia
Tetapi ceritanya sangat klise, pengisi suara yang kaku, sedangkan desain levelnya terasa hampa serta ketinggalan zaman.
3. FBC: FireBreak
FBC: FireBreak adalah pertama kalinya Remedy Entertainment debut menggarap genre multiplayer. Hasilnya? Bukan wow tapi wew sebab mendapat respons dingin efek konten yang minim ketika rilis.
Selain mengusung mekanik looter-shooter terlalu generik, kedalaman narasi dan atmosfer unik sebagai ciri khas kuat dari Remedy Entertainment hilang di FireBreak.
4. Upin & Ipin Universe
Sejak rumor kemunculannya, Upin & Ipin Universe langsung menuai sorotan gamer, khususnya fans berat serial kartunnya. Namun ekspektasi tak sesuai realita, game open world ini lebih banyak kontranya dibanding pronya.
