Perpanjangan tangan tersebut berasal dari penempatan Sukarelawan Pembantu Lalh Lintas (Supeltas) di jalur alternatif menuju Puncak.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, Supeltas berfungsi untuk mengatur arus lalu lintas serta memberikan informasi kepada pengendara perihal situasi jalur.
“Kami ingin mencegah kemacetan dan menjamin keamanan para wisatawan yang ingin berkunjung ke Puncak,” ujar AKP Rizky, Minggu (14/12) lalu.
Baca Juga:Joki Jalan jadi Supeltas, Kapolda Jabar Puji Polres Bogor: Ide KreatifJelang Nataru, Polres Bogor Bakal Manfaatkan Supeltas di Jalur Puncak
Adanya Supeltas, lanjut dia, dapat mengurangi praktik pungutan liar (pungli) yang sering dialami oleh para wisatawan saat melintas di jalur Puncak.
Ia menambahkan, Supeltas dapat membuat pengendara merasa lebih aman dan nyaman saat berada di jalur Puncak.
Supeltas memiliki 60 orang relawan yang sudah memiliki bekal dari pelatihan dan siap bertugas pada titik strategis di jalur alternatif.
Adapun, para anggota Supeltas dilengkapi seragam berupa rompi hijau dan identitas resmi untuk memudahkan pengendara.
“Adapun pelatihan yang sudah diterima oleh para Supeltas yang berikan oleh Satlantas Polres Bogor antara lain 12 gerakan pengaturan lalu lintas, tindakan pertama pada saat terjadi Laka Lantas,” kata dia.
“Mereka juga akan dilengkapi dengan seragam berupa rompi hijau dan identitas resmi untuk memudahkan pengendara mengenali mereka sebagai petugas yang sah,” sambungnya.
