JABAR EKSPRES – Kementerian Perhubungan memperketat pengawasan dan pengamanan angkutan laut menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 guna menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyiagakan puluhan kapal patroli di sejumlah perairan rawan.
“Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub melalui lima Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) menyiagakan 29 kapal patrol di berbagai wilayah perairan strategis,” kata Masyhud dikutip dari ANTARA, Senin (29/12).
Baca Juga:Tingkatkan Roda Perekonomian, 50 Perusahaan Berminat Investasi Sebesar Rp240 Triliun Ciptakan Ekonomi Baru bagi Warga, Kementrans Kembangkan Wirausaha Wisata
Ia menyebut kelima PPLP tersebut meliputi PPLP Tanjung Priok, PPLP Tanjung Uban, PPLP Tanjung Perak, PPLP Bitung dan PPLP Tual.
Selain itu, Masyhud juga menyampaikan kapal patroli Kesatuan Pengawas Laut dan Pelayaran (KPLP) akan siaga untuk memperkuat pengawasan dan pengamanan, memberikan dukungan pencarian dan pertolongan, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pelayaran.
Dalam operasi tersebut, Masyhud menambahkan, pengawasan dan pengamanan dalam penyelenggara angkutan laut periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Kolaborasi dan komunikasi yang efektif menjadi kunci agar pelayanan angkutan laut selama Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan komunikasi yang efektif dan kerja sama semua pihak, kami optimis pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung optimal,” terangnya.
Ia juga menegaskan tidak ada toleransi terhadap ptensi yang bisa mengancam keselamatan pelayaran.
“Kolaborasi ini sangat penting dan strategis dalam mengawal para pemudik, baik yang merayakan Natal maupun yang akan berlibur, sampai di tempat tujuan dengan aman, nyaman dan selamat hingga kembali ke rumahnya masing-masih,” ucap Masyhud.
Adapun penguatan dan pengamanan dilakukan bersinergi dengan TNI AL, Polri, Basarnas, operator Pelabuhan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Baca Juga:Gencarkan Program Mudik Gratis Selama Nataru, Menhub: Perjalanan agar Lebih AmanKetimpangan Sosial di Jabar Masih Tinggi, Ini Jurus Pemda Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem
Menurutnya, Masyhud peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur Natal dan Tahun Baru menurut kesiapsiaan yang lebih tinggi dan koordinasi lintas sektor.
“Periode Natal dan Tahun Baru selalu ditandai dengan lonjakan pergerakan penumpang. Karena itu, operasi patroli harus dirancang lebih terukur, responsif, dan berorientasi pada keselamatan,” ujarnya.
