Lebih Hemat, Ini Total Biaya Pelaksanaan Pilkades Digital di Jawa Barat

Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono saat meninjau Pilkades Digital di Indramayu beberapa waktu lalu
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono saat meninjau Pilkades Digital di Indramayu beberapa waktu lalu. (Dok Humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Jawa Barat mulai beradaptasi dengan teknologi digital. Proses pemilihan kini menggunakan perangkat elektronik, menggantikan sistem manual yang selama ini diterapkan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Mochamad Ade Afriandi, menguraikan, hingga saaat ini sudah lebih dari seratus desa di Jabar menerapkan sistem baru itu.

“Kalau di Indramayu itu ada 139 desa. Lalu ditambah Karawang yang terbaru ada 9 desa,” terangnya, Senin (29/12).

Baca Juga:Persib Mantap Di Puncak Klasemen, Eliano Bicara Soal Dukungan BobotohTujuh Jabatan Camat di Bogor Masih Kosong, BKPSDM Petakan Lulusan IPDN

Pilkades digital ini memang salah satu arahan dari Gubernur Dedi Mulyadi. Karena itu, mekanisme tersebut akan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono, turut merespon penerapan pilkades digital. Pihaknya juga sampai meninjau langsung ke beberapa titik.

Menurut Ono, ongkos pelaksanaan pilkades digital dinilai lebih murah dibandingkan sistem manual sebagai mana sebelumnya, karena cukup memangkas kebutuhan logistik seperti surat suara.

“Satu TPS itu paling hanya butuh sekitar Rp 4 juta. Lebih murah dari pada manual yang satu TPS bisa butuh sekitar Rp 25 juta,” katanya, Senin (29/12).

Namun, Ono juga masih belum bisa menguraikan terkait pengadaan alat elektronik untuk kebutuhan pilkades digital itu, pakah alatnya sewa atau pengadaan dari Pemprov Jabar.

Sebelumnya, Komisi I DPRD Jabar mendorong perbaikan sejumlah kendala teknis dalam Pilkades Digital di Jawa Barat. Hal itu untuk penyempurnaan sistem baru yang diberlakukan di Jawa Barat tersebut.

Tahun ini, Pilkades di Jabar bakal digelar secara digital atau Hybrid, diawali Rabu (10/12) lalu yang dimulai dari sejumlah desa di Indramayu, seperti Desa Pekandangan dan Desa Kerticala. Sementara pada Minggu (28/12/2025), Pilkades kembali digelar di Kabupaten Karawang, antara lain di Desa Jatisari dan Desa Cikampek Utama.(son)

0 Komentar