Namun, semua proses itu kini telah berlalu. Yang tersisa adalah kebanggaan dan penerimaan. Bahkan, anak sulungnya, Hamas, telah tumbuh menjadi Bobotoh muda yang tak kalah militan. Ia kerap menyempatkan diri untuk turun langsung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) mendukung timnya, mengikuti jejak sang ayah. Budi sendiri bukan sekadar pendukung biasa. Ia tercatat sebagai salah satu perintis Viking Banjar Patroman, salah satu kelompok pendukung Persib di wilayah Kota Banjar, yang berdiri sejak tahun 2007.
Di balik nama yang unik tersebut, tersimpan doa dan harapan yang mendalam dari seorang ayah. Budi berharap, identitas Persib yang melekat pada anak-anaknya bukan hanya simbol fanatisme semata, tetapi juga menjadi pembawa keberuntungan dan penuntun agar mereka kelak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, sportif, dan bermanfaat bagi banyak orang.
“Sebagai Bobotoh sejati, kalah menang saya dukung Persib. Semoga anak-anak saya juga selalu ingat spirit juangnya Maung Bandung dalam hidup mereka.” katanya. (CEP)
