Heboh! Tiga Anak Bersaudara Ini Diberi Nama Persib oleh Ayahnya

Tiga Anak Bersaudara Ini Diberi Nama Persib oleh Ayahnya
Budi Firmansyah bersama istri dan tiga anaknya sedang berfoto di salah satu lokasi wisata. Ketiga anaknya diberi nama Persib, sebagai bentuk kecintaannya terhadap tim sepak bola Persib Bandung.  (Istimewa/dok pribadi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Fanatisme terhadap kesebelasan kebanggaan masyarakat Jawa Barat, Persib Bandung, kerap diekspresikan dalam berbagai cara. Mulai dari mengoleksi jersey, memasang atribut di rumah, hingga tak jarang menamai usaha dengan identitas klub. Namun, langkah yang diambil oleh seorang warga Banjar ini melampaui hal itu semua. Kecintaan yang mendalam telah diwujudkan dalam pemberian nama untuk tiga buah hatinya.

Budi Firmansyah (38), bersama istrinya, Susilawati, yang tinggal di Dusun Jajawar Kulon, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, secara konsisten telah menanamkan jiwa Persib sejak dini kepada ketiga anak laki-lakinya. Caranya unik menyematkan nama besar Persib langsung dalam nama lengkap ketiga putranya.

Anak pertama mereka yang kini berusia 16 tahun dan duduk di bangku SMA bernama Hamas Persib El Barca. Dua adiknya, Hazard Persib Al Fatih (9) dan Hamzah Persib Zulfiqar (7), masih menempuh pendidikan di sekolah dasar. Pilihan nama yang menggabungkan unsur klub sepak bola, tokoh dunia, dan nilai-nilai Islami ini bukanlah tanpa alasan, melainkan buah dari kecintaan yang mengakar sejak lama.

Budi mengisahkan awal mula ketertarikannya pada Maung Bandung.

Baca Juga:Tingkatkan Roda Perekonomian, 50 Perusahaan Berminat Investasi Sebesar Rp240 Triliun Ciptakan Ekonomi Baru bagi Warga, Kementrans Kembangkan Wirausaha Wisata 

“Saya mengenal Persib sejak usia sekitar 6 tahun. Dulu sering diajak orang tua nonton pertandingan, kira-kira era 1986-an. Suasana dan kebersamaan saat mendukung itu yang membekas,” kenangnya, Minggu (28/12/2025).

Rasa cinta itu terus tumbuh seiring waktu, hingga kemudian ia memutuskan untuk mengabadikannya dalam nama anak-anaknya.

“Istri saya waktu itu ya ngikut saja. Prinsipnya, selama baik dan punya makna, tidak masalah. Anak pertama lahir tahun 2009, langsung saya usulkan dan disetujui untuk menyisipkan nama Persib,” tutur Budi.

Meski penuh kebanggaan di dalam keluarga, pilihan nama yang terbilang langka itu sempat menimbulkan sedikit kendala di ranah administrasi. Saat mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan pendaftaran sekolah, beberapa petugas sempat mengernyitkan dahi.

“Beberapa kali petugasnya bertanya ulang, tidak percaya, atau mengira saya bercanda. Tapi saya tegaskan, betul namanya seperti itu, ada kata Persib-nya. Akhirnya setelah dicek berkali-kali dan saya jelaskan, ya dilanjuti juga prosesnya,” ujar Budi.

0 Komentar