Profil Haji Kunang, Ayah "Si Raja Bongkar" Bekasi yang Ikut Terjaring OTT KPK

Profil Haji Kunang, Ayah \"Si Raja Bongkar\" Bekasi yang Ikut Terjaring OTT KPK
Sosok Haji Kunang, ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang ikut terjaring OTT KPK. Dok. Pemkab Bekasi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi.

Ayah Ade Kunang “Si Raja Bongkar” Bekasi yang dikenal sebagai Haji Kunang juga ikut terseret dalam OTT tersebut.

Haji Kunang yang akrab disapa Lurah Kunang, dikenal sebagai tokoh masyarakat di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:Catatan Buruk Pejabat Kabupaten Bekasi: Dua Bupati Kena OTT KPKDari Bupati Termuda hingga OTT KPK, Ade Kuswara Kunang di Pusaran Dugaan Korupsi Bekasi

Ia merupakan Kepala Desa Sukadami periode 2018-2024 dan masih aktif memimpin.

Ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara itu dikenal dengan inovasi digitalisasi dalam pelayanan administrasi kependudukan masyarakat, melalui aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Terpadu (Sispat) Desa Sukadami.

Meskipun pejabat Desa Sukadami itu tak menempuh pendidikan tinggi, namun Haji Kunang dikenal sebagai figur yang sukses dan disegani.

Haji Kunang kerap disebut sebagai “Jawara Bekasi” lantaran kiprahnya dalam seni bela diri tradisional, serta perannya sebagai pemimpin masyarakat.

Bahkan, dalam sebuah warancara, ia pernah menuturkan bahwa keterbatasan pendidikan tidak akan menjadi penghalang untuk dirinya berkontribusi bagi masyarakat.

“Saya tidak sekolah, tapi saya ingin bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya, dikutip Jumat (19/12/2025).

Namun wibawa Haji Kunang seolah sirana, terlebih setelah kabar terbaru terkait dirinya yang ikut terjaring OTT KPK di wilayah Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:OTT KPK Seret Oknum Jaksa dan Pengacara di Bekasi, Dugaan Korupsi Berjamaah MenguatTerungkap! KPK OTT 9 Orang Sebelum Segel Ruang Kerja Bupati Bekasi

M Kunang yang merupakan ayah dari Bupati Bekasi turut diseret KPK dalam OTT sang anak beserta delapan orang lainnya di Kabupaten Bekasi, Kamis (18/12).

Kendati begitu, KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkara apa yang menjerat 10 orang di lingkungan Pemkab Bekasi tersebut.

0 Komentar