Dari sisi pengamanan, total 770 personel dikerahkan, yang meliputi Polsus dan Security KAI, personel kewilayahan rutin, serta unsur TNI dan instansi terkait.
Sementara itu, pelayanan kesehatan disiapkan di 12 stasiun dengan dukungan enam dokter umum, 37 paramedis, ambulans, dua unit AED, serta 10 ruang menyusui yang didukung rumah sakit rekanan KAI.
Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung melakukan pengawasan di 53 daerah pantauan khusus yang rawan longsor, banjir, dan gangguan prasarana.
Baca Juga:Atmosfer GBLA Jadi Kunci, Bojan Hodak Minta Bobotoh Jaga Persib dari SanksiLawan Bhayangkara FC, Adam Alis Belum Tentu Comeback Meski Pulih dari Cedera
Sarana evakuasi serta lokomotif dan rangkaian cadangan ditempatkan di enam stasiun strategis, yakni Cibungur, Purwakarta, Bandung, Cibatu, Tasikmalaya, dan Banjar.
Selain itu, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah melakukan ramp check keselamatan sarana, prasarana, dan standar pelayanan minimum di kereta maupun stasiun.
Melalui berbagai langkah tersebut, KAI menegaskan kesiapan menghadapi lonjakan penumpang libur akhir tahun. “KAI menyatakan kesiapan penuh untuk melayani para pelanggan yang akan merayakan liburan akhir tahun bersama keluarga,” kata Awan.
