4 Bocah SD Diduga Jadi Korban Asusila, Pengusaha Rental di Banjar Hampir Diamuk Massa

Keji! Anak Dibawah Umur jadi Korban Tindak Asusila Sejumlah Pria
Ilustrasi: Keji! Anak Dibawah Umur jadi Korban Tindak Asusila Sejumlah Pria. (Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aksi dugaan tindak asusila terhadap empat anak di bawah umur terjadi di Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Pelaku yang berinisial K (48,Red), seorang pengusaha rental mobil, nyaris menjadi sasaran amuk massa warga yang geram setelah aksi bejatnya terungkap.

K diduga telah melakukan perbuatan tak senonoh terhadap korban-korban yang masih duduk di bangku kelas 1 hingga 3 Sekolah Dasar (SD) dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, modus operandi K terbilang keji. Ia memanfaatkan kedekatan lokasi tempat tinggal, di mana pelaku dan para korban tinggal di lingkungan yang sama.

Baca Juga:Tingkatkan Keterampilan Warga Usia Produktif, Pelatihan Menjahit Garmen Digelar di PamulihanDorong Hilirisasi Gas Bumi, PGN Tingkatkan Pemanfaatan Jadi Produk Bernilai Tinggi

Untuk menarik perhatian dan memuluskan niat jahatnya, K kerap mengiming-imingi anak-anak tersebut dengan uang jajan berkisar dua ribu rupiah. Setelah itu, ia mengajak mereka berkeliling menggunakan sepeda motor ke sejumlah tempat, seperti kawasan Langensari dan Dobo.

“Sering bawa anak-anak main jauh, ke Langensari atau ke Dobo. Terus suka ngasih uang kecil, sampai anak-anak jadi betah sama dia,” ungkap F, Ketua RT setempat.

Aris, salah seorang tokoh masyarakat di Purwaharja, mengonfirmasi bahwa aksi asusila tersebut diduga telah berlangsung sejak Agustus 2025. Bahkan, pelaku disebut nekat memasuki rumah nenek dari salah satu korban tanpa izin. Di dalam rumah itu pula, K diduga melakukan pencabulan.

“Korban sudah melapor ke Polres Banjar. Tapi warga yang marah akhirnya menggiring K ke Balai Desa dan mendesaknya mengakui perbuatannya,” kata Aris, Kamis (18/12/2025).

Insiden tersebut memanas saat kabar tentang perbuatan K menyebar di tengah masyarakat. Emosi warga yang sudah memuncak nyaris berujung pada aksi main hakim sendiri. Massa yang marah berupaya menghakimi K di Balai Desa. Suasana tegang itu beruntung dapat diredam setelah tim patroli KRYD Polres Banjar tiba di lokasi kejadian. Personel polisi kemudian segera mengamankan K dari kepungan warga untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Heru Samsul Bahri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dan pengamanan terhadap terduga pelaku. Heru menyebutkan bahwa pihaknya sedang memproses kasus ini secara intensif.

0 Komentar