Targetkan 10 Juta Wisatawan pada 2026, Disparbud Kota Bogor Siapkan 53 Event 

Targetkan 10 Juta Wisatawan pada 2026, Disparbud Kota Bogor Siapkan 53 Event
Kepala Bidang Pemasaran Kepariwisataan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Aryamehr Khomsa T saat memberikan keterangannya. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor menargetkan kenaikan lebih dari 10 persen atau sekitar 10 juta kunjungan wisatawan pada 2026 mendatang.

Kepala Bidang Pemasaran Kepariwisataan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Aryamehr Khomsa T, mengatakan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan menjadi fokus utama Disparbud pada 2026 dengan memperbanyak gelaran event yang mampu menarik wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

“Target wisatawan tentunya kita berharap setiap tahun ada kenaikan. Tahun depan kita menargetkan kenaikan di atas 10 persen atau sekitar 10 jutaan. Ke depan kita ingin memperbanyak event-event untuk menambah jumlah kunjungan wisatawan,” kata Aryamehr saat dijumpai di Kota Bogor, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga:Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas di Gunung Putri Bogor, Pengendara Motor Terlindas Truk Bawaslu Bogor Sambangi Golkar, Tak Ada Perubahan Pengurus Pasca Pemilu

Aryamehr menyebut, pada tahun 2025, sebagian kunjungan wisatawan ke Kota Bogor didorong oleh penyelenggaraan sejumlah event pariwisata yang digelar sepanjang tahun.

Karena itu, lanjutnya, Disparbud Kota Bogor telah mempersiapkan sekitar 53 event pariwisata yang akan digelar sepanjang 2026 untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bogor.

“Contohnya kemarin seperti Kopi Festival Merah Putih itu luar biasa menarik dan mendatangkan wisatawan. Karena itu, tahun depan kita persiapkan program melalui pengadaan sekitar 53 event sepanjang 2026 untuk menarik lebih banyak wisatawan,” ucapnya.

Selain itu, Disparbud Kota Bogor juga mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha pariwisata, khususnya hotel dan tempat penginapan, agar turut menghadirkan berbagai event yang dapat meningkatkan daya tarik wisata Kota Hujan.

Di sisi promosi, Disparbud Kota Bogor mulai mengoptimalkan penggunaan bahasa Inggris pada media sosial pariwisata guna menjangkau wisatawan mancanegara sebagai tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

“Kita akan buat semaksimal mungkin, baik melalui kolaborasi dengan tempat penginapan maupun pengelolaan media sosial agar ada penggunaan bahasa Inggris atau dibuat bilingual. Bukan hanya media sosial Disparbud saja, tapi ke depan semua media sosial di Kota Bogor juga menggunakan bahasa Inggris,” katanya.

Terkait destinasi wisata, Aryamehr menyebut Kebun Raya Bogor masih menjadi tujuan wisata paling dominan di Kota Bogor. Selain itu, destinasi lain seperti The Jungle Waterpark dan Kampung Wisata Mulyaharja juga mencatat kunjungan wisatawan yang cukup tinggi.

0 Komentar