Petani dan Aktivis Lingkungan Desak DPRD Jawa Barat Bentuk Pansus Pertanahan

Ratusan massa petani dan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Reforma Agraria dan Lingkungan Hidup Jawa Barat
Ratusan massa petani dan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Reforma Agraria dan Lingkungan Hidup Jawa Barat melakukan aksi damai di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (9/12). Mereka mendesak kepada Pemerintah agar segera membuat tim khusus atau pansus untuk melakukan evaluasi dan kajian kebijakan serta mengevaluasi seluruh izin-izin konsesi yang berada di wilayah pengelolaan Perhutani, PTPN dan BKSDA, yang selama ini terjadi degradasi bentang alam. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

Lantas massa aksi menuntut pembentukan Pansus Pertanahan, Agraria, dan Lingkungan Hidup sebagai poin pertama. Mereka juga menuntut evaluasi menyeluruh atas konsesi tanah negara, audit penguasaan tanah oleh perusahaan, pembentukan lembaga penyelesaian sengketa, serta pengusutan dugaan mafia tanah di Pangalengan.

Dalam tuntutan tersebut tercantum, mereka mengungkapkan fakta-fakta yang selama ini disembunyikan, termasuk mengenai kondisi buruh perkebunan teh.

“Adanya kelompok usaha yang mendesain syarat demi masuknya kelas menengah untuk menerapkan efisiensi biaya sehingga merugikan nelayan kecil,” cetus mereka.

Laman:

1 2
0 Komentar