Kolong Pasupati Berubah Wajah, Dari Area Kumuh Jadi Ruang Olahraga Baru

Kolong Pasupati Berubah Wajah, Dari Area Kumuh Jadi Ruang Olahraga Kekinian
Pekerja menyelesaikan pembangunan fasilitas olahraga dan ruang publik di kolong Jembatan Pasupati, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis (4/12)/Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kawasan kolong Jembatan Pasupati kini memasuki tahap akhir penataan. Area yang selama ini identik sebagai ruang kurang produktif itu disulap menjadi zona olahraga dan ruang publik baru oleh Pemerintah Kota Bandung.

Pekerjaan yang dikerjakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP) tersebut telah mencapai 85 persen dan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2025.

Plt. Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi DPKP Kota Bandung, Yuli Ekadianty, mengatakan penataan kolong Pasupati merupakan bagian dari program penataan kawasan kumuh yang digagas pemerintah pusat dan ditindaklanjuti pemerintah kota.

Baca Juga:Sinyal Bangkit di Tengah Bencana, Menkomdigi Pastikan Pemulihan Jaringan Sumatra Capai 90 PersenAmarah Bojan Hodak Tak Terbendung, Paksa Wiliam Marcilio Angkat Kaki dari Persib Bandung

Program itu sebelumnya dipantau langsung oleh tiga menteri saat kunjungan ke Bandung pada 2024. “Di bawah jembatan Pasupati kami membangun zona olahraga,” kata Yuli berberapa waktu yang lalu.

DPKP menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga yang ditujukan sebagai ruang publik gratis bagi warga. Lapangan futsal, lapangan basket berukuran standar, hingga area bermain sepeda anak tengah diselesaikan.

Selain sarana olahraga, kawasan itu juga dilengkapi zona publik untuk bersantai. Menurut Yuli, sejumlah sentuhan akhir tengah dikebut.

“Progresnya sudah 85 persen. Tinggal penyelesaian akhir seperti pengecatan, pemasangan ring, dan perapihan area,” ujarnya.

Yuli menjelaskan bahwa DPKP berperan dalam penyediaan fasilitas ruang terbuka publik dan sarana olahraga dalam proyek lintas kementerian tersebut.

Dia berharap penataan ini dapat mengubah wajah kolong jembatan yang selama bertahun-tahun dianggap tidak representatif.

Jika tidak ada hambatan, menurutnya, pembangunan zona olahraga kolong Pasupati akan selesai pertengahan Desember. Pemerintah Kota Bandung menargetkan area tersebut bisa segera dibuka setelah proses serah terima pekerjaan.

Baca Juga:Pernyataan Igor Tolic Bongkar Situasi Panas di Persib, William Marcilio Resmi Didepak!Persib Hadapi Jadwal 'Neraka' di Desember, Ujian Berat yang Bisa Tentukan Nasib Musim

“Kami berharap kawasan ini menjadi ruang aman, bersih, dan produktif bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara seorang warga, Asep (50), kendati senang lantaran kolong Pasupati akhirnya disulap jadi ruang olahraga. Namun tetap munculkan rasa khawatir.

“Khawatir soal perawatannya. Banyak ruang publik bagus di awal, lalu cepat rusak atau jadi kumuh lagi. Keamanan dan kebersihan juga harus dijaga tanpa pengawasan, fasilitas bisa tidak bertahan lama,” imbuhnya.

“Intinya, ini langkah baik, tapi keberhasilannya bergantung pada pengelolaan jangka panjang, bukan hanya bangunan barunya,” ujar Asep.

0 Komentar