KMP Desa Cileunyi Wetan Tumbuh Pesat: 286 Anggota Aktif, Usaha Jalan Tanpa Modal Bank Himbara

Baru 286 Warga Gabung Anggota, KMP Desa Cileunyi Wetan Sudah Jalankan Usaha Tanpa Modal Bank Himbara
lustrasi: Gerai Sembako Koperasi Merah Putih Desa Cileunyi Wetan, di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Program nasional Koperasi Merah Putih (KMP) yang diinisasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto terus mendapat perhatian publik.

Pasalnya, program tersebut dicanangkan agar dibentuk di setiap desa/kelurahan, mulai secara bertahap berprogres guna mendorong perekonomian dan pemberdayaan lokal.

Salah satu warga Desa Cileunyi Wetan, Zalwa Rizqi (19), mengakui kehadiran KMP di wilayahnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama petani.

Baca Juga:Ogah Imbang, Persib Maunya Menang!Jung Sang Penyelamat! Persib Menang Dramatis 10 Pemain, Dewa United Dipaksa Pulang Tanpa Gol

“Hadirnya Koperasi Merah Putih di Desa Cileunyi Wetan sangat terasa manfaatnya bagi pembelian pupuk oleh para petani,” ujarnya kepada Jabar Ekspres, Selasa (25/11).

Menurut Zalwa, orang tuanya kini merasa lebih aman dalam mengelola keuangan karena dapat menabung di KMP tersebut. “Alhamdulillah, dengan adanya Koperasi Merah Putih Desa Cileunyi Wetan juga untuk beli sembako lebih terjangkau,” tukasnya.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, pembentukan Koperasi Merah Putih merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, dengan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini pertama kali diumumkan oleh Presiden Prabowo dalam Rapat Terbatas di Istana Negara pada 3 Maret 2025.

Sejak Inpres tersebut dikeluarkan, banyak desa mulai membentuk struktur dan legalitas KMP. Meski begitu, beberapa unit usaha membutuhkan waktu untuk dapat berjalan mandiri. Salah satu yang kini telah aktif adalah KMP Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Ketua KMP Desa Cileunyi Wetan, Dedi Nurendi, menjelaskan bahwa koperasi tersebut merupakan pengembangan dari Koperasi Konsumsi Citra Jaya Abadi Utama.

“KDMP Cileunyi Wetan pengembangan dari koperasi sebelumnya, yaitu Koperasi Konsumsi Citra Jaya Abadi Utama,” tuturnya kepada Jabar Ekspres.

Transformasi koperasi lama menjadi KMP dimulai pada Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang digelar pada 17 Aprol 2025 dan dihadiri sekitar 157 warga serta tokoh masyarakat. Dalam musyawarah itu, Dedi terpilih sebagai ketua bersama lima pengurus dan tiga pengawas

Baca Juga:Eiger Adventure Land Jadi Mitra Menko PMK–BNPB Menghijaukan PuncakKolaborasi Humas Jadi Pondasi Kepercayaan Publik, Pesan Tegas Menkomdigi di AMH 2025

Saat ini, KMP Desa Cileunyi Wetan telah mengelola tujuh unit usaha, yakni gerai sembako, gerai klinik, gerai apotek, gerai pupuk, gerai gas, gudang, serta unit simpan pinjam. Namun, aktivitas simpan pinjam belum dijalankan karena masih menunggu perhitungan lebih matang.

0 Komentar