Tingkatkan PAD, Dishub Kota Banjar Perkuat Sistem dan Sinergi dengan Juru Parkir

Tingkatkan PAD, Dishub Kota Banjar Perkuat Sistem dan Sinergi dengan Juru Parkir
Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Kota Banjar, Dilian Novita AS, SPd MM, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/11/2025). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjar bersiap untuk melakukan penertiban dan penguatan sistem pengelolaan perparkiran. Langkah strategis ini akan diwujudkan melalui penegasan kembali kerja sama dengan para juru parkir (jukir) yang beroperasi di wilayah Kota Banjar.

Rencana penguatan tersebut akan diimplementasikan secara nyata oleh Dishub pada periode kontrak berikutnya di tahun 2026, dengan salah satu langkah kuncinya adalah melakukan sinkronisasi data yang aktual dan komprehensif mengenai keberadaan serta operasional jukir di seluruh Kota Banjar.

Kepala Dishub Kota Banjar, Asep Sutarno melalui Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub Kota Banjar, Dilian Novita menegaskan komitmen ini.

Baca Juga:Dishub Banjar Gencarkan Pengawasan Parkir, Realisasi PAD MeningkatMisi Tingkatkan PAD Kota Banjar, Sudarsono Putar Otak Tangani BWP

“Dalam kontrak tahun depan, kita akan mempertegas lagi MoU dengan mereka (jukir) terkait teknis-teknis di lapangan. Upaya kita nanti untuk menjaga kebocoran-kebocoran dan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Dilian di ruang kerjanya, pada Senin (17/11/2025).

Ia mengatakan, pemerintah Kota Banjar akan menciptakan tata kelola perparkiran yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan penerimaan daerah.

Lebih lanjut, Dilian mengungkapkan visi jangka menengah Dishub. Ia menyatakan bahwa mulai tahun 2027, seluruh titik parkir di Kota Banjar akan menerapkan sistem yang lebih modern. “Kemudian ke depan, pada tahun 2027 titik parkir seperti titik barcode-nya, sehingga kami akan menata dulu dari sistemnya dari mulai sekarang,” paparnya.

Ia menambahkan, kedepan arah transformasi digital akan ditempuh, di mana teknologi seperti barcode diproyeksikan untuk meningkatkan efisiensi, meminimalisir manipulasi, dan memudahkan monitoring penerimaan.

Saat ini, jumlah tenaga parkir yang tercatat dan dikelola oleh Dishub Kota Banjar mencapai 270 orang. Mereka tersebar dan melayani di 160 titik parkir yang telah ditetapkan di berbagai sudut kota. Dalam konteks pencapaian target keuangan, Dilian menyampaikan perkembangan yang cukup positif.

“Kita tahun ini dan tahun depan memiliki target PAD dari parkir sebanyak Rp1.050.000.000. Hingga saat ini target tinggal 20 persen lagi,” katanya.

Pihak Dishub juga memberikan perbandingan untuk menggambarkan tren peningkatan. Dilian menjelaskan bahwa target PAD sektor parkir untuk tahun 2025 ini memang dinaikkan secara signifikan dibandingkan realisasi pada tahun 2023 yang lalu yang berkisar di angka Rp800 jutaan.

0 Komentar