Ditjen IKMA Gandeng MWX Dorong Pemanfaatan AI Bagi Pelaku Industri Kecil dan Menengah 

Ditjen IKMA Gandeng MWX Dorong Pemanfaatan AI Bagi Pelaku Industri Kecil dan Menengah 
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Reni Yanita (kiri) bersama Founder dan Komisaris PT MediaWave Interaktif (MWX), Yose Rizal (kanan) saat menandatangani nota kesepahaman kerja sama pada Jumat (14/11/2025) di Hotel Ibis Style, Kota Bogor. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian menjalin kerja sama dengan PT MediaWave Interaktif (MWX) melalui penandatanganan nota kesepahaman pada Jumat (14/11/2025) di Hotel Ibis Style, Kota Bogor, untuk memperluas penerapan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor industri kecil dan menengah (IKM).

Direktur Jendereal IKMA Kementerian Perindustrian, Reni Yanita, mengatakan pemanfaatan AI merupakan kelanjutan dari program digitalisasi yang selama ini dijalankan pemerintah untuk IKM, mulai dari E-Smart IKM, literasi digital, hingga penerapan teknologi industri 4.0 di lini produksi.

Menurutnya, adaptasi AI kini menjadi kebutuhan penting agar IKM dapat lebih bersaing di pasar global.

Baca Juga:Tabel Angsuran KUR BRI 2025 Terupdate Pinjaman Rp1–Rp500 Juta untuk Kebutuhan UMKM! Cek Detailnya!Ini Cara Ajukan KUR BSI 2025 Pinjaman Syariah untuk UMKM sampai Rp500 Juta, Cicilan Lebih Ringan

“AI ini sudah di mana-mana, jadi siap tidak siap IKM harus kita kenalkan dengan pemanfaatannya. Positifnya, AI membantu efisiensi produksi, meningkatkan produktivitas, dan ujungnya memang meningkatkan kontribusi industri kecil menengah dalam pertumbuhan industri manufaktur,” ujar Reni usai menandatangani nota kesepahaman dalam rangka kerja sama dengan PT MediaWave Interaktif (MWX) di Hotel Ibis Style, Kota Bogor, Jumat (14/11).

Reni menambahkan, berdasarkan data BPS, terdapat sekitar 4,4 juta unit IKM di Indonesia atau 99,29 persen dari seluruh unit usaha industri yang menyerap 12,81 juta tenaga kerja.

Dengan skala sebesar itu, digitalisasi melalui pemanfaatan AI pada IKM dinilai berperan penting dalam memperkuat struktur industri nasional.

“Kami optimis, dengan berbagai teknologi yang kami dorong, termasuk AI, produktivitas IKM bisa meningkat dan daya saingnya semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Founder dan Komisaris PT MediaWave Interaktif (MWX), Yose Rizal, menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan solusi AI siap pakai yang dapat diakses IKM tanpa biaya pada tahap awal melalui fasilitas kredit khusus yang bekerja sama dengan Ditjen IKMA.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian memberikan kredit agar teman-teman IKM bisa mencoba layanan kami secara gratis terlebih dahulu, sehingga mereka bisa merasakan manfaatnya langsung,” ujar Yose.

Menurut Yose, AI dapat menjadi solusi bagi IKM yang umumnya memiliki jumlah tenaga kerja terbatas, sekitar 20 orang di industri kecil dan 50 orang di industri menengah.

0 Komentar