Sukahaji Kembali Terbakar, Ancaman Berulang di Sentra Pedagang Kayu Bandung

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suara sirine meraung di Jalan Terusan Pasir Koja, Kelurahan Sukahaji, Selasa malam (11/11).

Di bawah cahaya oranye api yang membumbung, para pedagang kayu hanya bisa pasrah melihat jongko mereka kembali dilalap si jago merah untuk kedua kalinya dalam dua minggu terakhir.

Kebakaran kali ini melanda deretan kios kayu di kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung, sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:Messi Kembali ke Camp Nou, Ungkap Kerinduan dan Isyarat Ingin Pulang ke Barcelona?Bojan Hodak dan Bisik-bisik Kursi Panas Timnas Indonesia, Antara Prestasi di Persib dan Godaan Garuda

Berdasarkan laporan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, titik api pertama muncul dari kios milik Cepi, lalu merembet ke kiri dan kanan, membakar belasan jongko palet di sekitarnya.

“Warga bernama Asep memberi keterangan, api sudah besar saat pertama terlihat dari jongko milik Cepi,” ujar Kabid Pemadaman Diskar Kota Bandung, Leonard.

Petugas pemadam yang menerima laporan melalui nomor darurat 022-113 langsung bergerak cepat dengan mengerahkan 11 unit kendaraan pemadam, termasuk pancar dari UPT Selatan, Barat, Utara, dan Pusat.

Api berhasil dikendalikan setelah dilakukan penyekatan agar tidak menjalar ke jalan utama dan pemukiman warga.

“Tidak ada korban jiwa. Sekitar 15 kios palet terbakar dengan luas area kurang lebih 120 meter persegi, sebagian besar dalam keadaan kosong,” tambah Leonard.

Meski penyebab pasti masih diselidiki, kebakaran ini menambah daftar panjang peristiwa serupa di kawasan tersebut. Pada 28 Oktober 2025 lalu, api juga melahap 12 kios pedagang kayu di lokasi yang sama.

Bagi warga Sukahaji, api kini bukan lagi hal asing melainkan ancaman yang selalu mengintai. Kawasan padat dengan tumpukan bahan mudah terbakar, ditambah instalasi listrik seadanya, menjadikan area ini rentan terhadap kebakaran.

Baca Juga:Van Dijk Tegaskan Liverpool Belum Menyerah Dalam Perburuan Gelar Juara Liga, Musim Masih Panjang!Lebih Pintar Tapi Tak Laku, Gen Z Jadi Pengangguran Terbanyak di Jabar

“Kayu itu rezeki kami, tapi juga bisa jadi sumber bencana kalau tak hati-hati,” ujar Dedi (43), seorang pedagang yang jongkonya selamat dari kobaran api malam itu.

Kebakaran berulang di Sukahaji menjadi alarm keras bagi pemerintah kota untuk meninjau kembali penataan zona perdagangan bahan mudah terbakar, serta memperkuat sistem keamanan kebakaran (fire safety) di pasar tradisional dan sentra usaha kecil.

Pemkot Bandung diharapkan tak hanya fokus pada pemadaman dan pendataan kerugian, tetapi juga menyiapkan solusi jangka panjang, mulai dari pengaturan tata ruang, pemeriksaan kelistrikan, hingga pelatihan mitigasi bagi pedagang.

0 Komentar